SOLOK, METRO— Pemerintah Kabupaten Solok melaksanakan evaluasi terkait kegiatan penanganan yang telah dilaksanakan sekaligus persiapan untuk pelaksanaan penanganan pada hari berikutnya. Pembahasan meliputi evaluasi kegiatan pembersihan pascabencana, penyusunan rencana kerja, koordinasi personel, penempatan alat berat dan armada, distribusi air bersih, dukungan dapur umum, kebutuhan logistik dan kesehatan, serta pendataan seluruh potensi bantuan yang masuk melalui posko.
Bupati Solok, Jon Firman Pandu menegaskan bahwa kekompakan dan sinergi seluruh unsur menjadi kekuatan dalam penanganan masyarakat terdampak bencana. “Tentunya kita semua hari ini bertanggung jawab, bagaimana kita bersama-sama menangani masyarakat kita yang terdampak,” katanya.
Dia juga mengingatkan seluruh personel agar tetap memperhatikan kondisi cuaca dan arus sungai selama menjalankan tugas di lapangan. “Yang pertama juga, kita jaga bersama kesiapan menghadapi cuaca hujan dan arus sungai. Tolong obat-obatan, vitamin dan lain-lain itu juga diperhatikan,” ungkapnya.
Selain kesiapan menghadapi kondisi lapangan, kebutuhan operasional personel juga menjadi perhatian. Bupati meminta agar makanan, dapur umum, obat-obatan, vitamin dan kebutuhan lainnya dapat dipastikan tersedia.
Sementara itu, pendamping BNPB memberikan arahan terkait penguatan pengelolaan posko. Posko diarahkan agar berjalan sesuai standar penanganan kedaruratan dengan pembagian tugas yang lebih jelas serta penataan zonasi kerja.
Pendamping BNPB juga menekankan pentingnya percepatan informasi dan pemutakhiran data dari lapangan. Informasi mengenai kondisi dan kebutuhan wilayah terdampak harus disampaikan secara cepat agar dapat segera ditindaklanjuti dan menjadi bahan dalam pengambilan keputusan.
Kebutuhan dan sumber daya yang tersedia juga perlu dikelola dengan baik. Dukungan dari berbagai pihak diarahkan sesuai kebutuhan dan zonasi, sementara seluruh sumber daya yang tersedia perlu dipetakan agar penggunaannya lebih optimal.
Dalam pembahasan pemutakhiran data wilayah terdampak, pendamping BNPB menyampaikan perlunya pembaruan data secara berkelanjutan sebagai bahan evaluasi dan dasar dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya. (vko)






