SAWAHLUNTO, METRO— Peneliti ahli geografi sekaligus penulis asal Belanda, Dick Rozing, menyerahkan dua foto asli berukuran besar yang memperlihatkan sejarah masa lalu Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Foto fisik langka tersebut memperlihatkan lanskap kota tempo dulu hingga aktivitas pengangkutan batubara yang masih mengandalkan tenaga kuda.
Penyerahan dokumen visual bersejarah dari era awal abad ke-20 ini dilakukan langsung ke Dinas Kebudayaan Kota Sawahlunto dalam rangkaian kunjungan Dick Rozing bersama rombongannya ke Kota Arang tersebut. Dokumen yang diserahkan ini bernilai sejarah tinggi karena bukan merupakan hasil cetak ulang, melainkan cetakan fisik asli era kolonial tahun 1912.
Dia mengatakan mendapatkan foto fisik berukuran besar tersebut langsung di Belanda dari pihak keluarga rekannya. Leluhur dari rekan Rozing tersebut dahulunya pernah bertugas sebagai kepala tambang di Sawahlunto era 1915 – 1916 yaitu J. Var Der Kloes.
Sekretaris Dinas Kebudayaan Kota Sawahlunto, Rahmat Gino Sea Games mengungkapkan bahwa rombongan juga menelusuri rekam jejak kolonial di sejumlah titik lokasi bersejarah. “Rombongan mengunjungi museum Kota Sawahlunto, makam Belanda, dan rumah mantan kepala tambang Ijzerman,” ujarnya, Rabu (23/9).
Kemunculan foto pengangkutan batubara menggunakan tenaga kuda menjadi temuan penting bagi historiografi industri Indonesia. Foto ini mengabadikan mode transportasi tambang sebelum beroperasinya jaringan kereta api uap (Staatsspoorwegen ter Sumatras Westkust) yang menembus Pegunungan Bukit Barisan menuju Pelabuhan Teluk Bayur (Emmahaven).
Detail fisik foto era kolonial ini menjadi bukti visual primer (primary visual source) mengenai perkembangan teknologi dan tata ruang kota (urban landscape) Sawahlunto dari masa ke masa.
Gino menilai keberadaan foto fisik asli tersebut akan memperkaya koleksi dokumentasi sejarah kota serta memperkuat edukasi mengenai peradaban tambang batubara masa lalu di Sumatera Barat. Penyerahan foto ini juga penting dalam memperkuat keberlanjutan status Sawahlunto sebagai Warisan Dunia UNESCO Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto (OCMHS). Dalam kriteria UNESCO, otentisitas dan integritas dokumen pendukung merupakan pilar utama untuk membuktikan sejarah tata kota tambang (company town).(pin)






