METRO BISNIS

Jangkau Pulau Terluar Melalui Program LPS Bina Desa, LPS Sumatra dan KKN UGM Perkuat Literasi Keuangan di Mentawai

×

Jangkau Pulau Terluar Melalui Program LPS Bina Desa, LPS Sumatra dan KKN UGM Perkuat Literasi Keuangan di Mentawai

Sebarkan artikel ini
LPS BINA DESA—Festival Masiron Pubulaganan sebagai salah satu rangkaian Program LPS Bina Desa di Kepulauan Mentawai yang menjadi wadah kolaborasi antara LPS dan tim KKN-PPM UGM Bingkai Mentawai dalam memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat.

MENTAWAI, METRO–Kantor Perwakilan Lem­baga Penjamin Simpanan (LPS) I berkolaborasi dengan Tim Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) me­laksanakan rangkaian ke­giatan program LPS Bina Desa, dalam rangka memperkuat literasi keuangan masyarakat di Desa Muntei dan Desa Maileppet, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Men­tawai.

Program LPS Bina Desa merupakan inisiatif program pemberdayaan e­konomi masyarakat desa melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan yang dirancang secara berkelanjutan, serta berdampak positif terhadap penguatan ekonomi desa. Rangkaian program LPS Bina Desa di Kepulauan Mentawai diimplementasikan melalui kegiatan edu­kasi publik dilaksanakan dengan melibatkan organisasi komunal adat, siswa sekolah menengah atas, dan masyarakat umum.

Mewakili LPS, Junior Sub Manager Kantor Perwakilan LPS I, Aditya Ery Wibowo menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada UGM, terkhusus Tim KKN-PPM UGM Bingkai Mentawai yang telah melaksanakan kegiatan pengabdian ma­syarakat di salah satu wi­layah terluar di Sumatera, yaitu Kepulauan Menta­wai.

Aditya turut menyampaikan harapannya terkait kolaborasi kegiatan pengabdian masyarakat melalui program LPS Bina Desa dengan Tim KKN-PPM U­GM Bingkai Mentawai dapat mendukung peningkatan literasi dan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat ekonomi desa me­nuju desa yang mandiri, tangguh, dan berkelanjutan.

Baca Juga  H Refrizal Ingin UMKM Naik Kelas

“Program LPS Bina De­sa bertujuan menghadirkan edukasi keuangan yang le­bih dekat dengan ma­sya­rakat, termasuk di wilayah terluar yang memiliki keterbatasan akses informasi dan layanan ke­uangan.”, jelas Aditya. “Pro­gram ini juga selaras dengan penambahan tugas LPS dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pe­ngembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, khu­susnya terkait program edukasi serta pem­berda­yaan ma­sya­rakat dan ling­kungan yang dilakukan secara inklusif”, tambah A­ditya.

Dr. Ir. Bilal Ma‘ruf, S.T., M.T., Dosen Fakultas Teknik UGM sekaligus Dosen Pem­bimbing Lapangan Tim KKN PPM UGM Bingkai Mentawai, turut me­nyampaikan apresiasi kepada LPS yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan pemberdayaan ma­syarakat UGM di Desa Mun­tei dan Desa Maileppet, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Baca Juga  Promo Lebaran Bersama Honda, Beli Vario 160 di Menara Agung Diskon Rp 555 Ribu

“Program KKN-PPM U­GM di Desa Muntei dan Desa Maileppet, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Menta­wai, yang telah dilaksanakan sejak 2024 dirancang sebagai program multiyears yang saling berkesinambungan. Setiap tema yang diangkat pada tahun 2024 hingga 2026 bukan merupakan program yang berdiri sendiri, melainkan tahapan pembangunan yang disusun berdasarkan potensi, kebutuhan, serta tantangan yang dihadapi masyarakat di Pulau Siberut sebagai salah satu wilayah kepulauan terluar Indonesia”, ujar Bilal.

Salah satu permasalahan riil di masyarakat setempat adalah kondisi li­terasi keuangan di ma­syarakat tergolong masih rendah. Kondisi tersebut tidak terlepas dari keterbatasan akses terhadap layanan perbankan, kondisi geografis wilayah kepulauan, serta tingkat pemahaman masyarakat me­ngenai layanan dan produk keuangan formal yang ma­sih perlu ditingkatkan.

“Dengan dukungan pro­gram LPS Bina Desa, kami berharap dapat membantu meningkatkan literasi keuangan di masyarakat sehingga mendorong ma­syarakat untuk memiliki kemampuan mengelola keuangan secara lebih terencana, terstruktur, dan aman.” tutup Bilal. (rgr)