METRO SUMBAR

Milad ke-1 IKTD Kabupaten Tegal, Eka Putra Sebut Perantau Miliki Peran Strategis dalam Pembangunan Kampung Halaman

×

Milad ke-1 IKTD Kabupaten Tegal, Eka Putra Sebut Perantau Miliki Peran Strategis dalam Pembangunan Kampung Halaman

Sebarkan artikel ini
HADIRI MILAD KE-1— Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM, didampingi Asisten Administrasi Umum Setda Sri Mulyani, menghadiri Milad ke-1 Ikatan Keluarga Tanah Datar menghadiri Milad ke-1 Ikatan Keluarga Tanah Datar, Tegal.

TANAHDATAR, METRO–Perantau memiliki peran penting dalam pembangunan Kabupaten Tanah Datar. Sinergi antara ranah dan rantau menjadi salah satu kekuatan utama da­lam mendorong kemajuan daerah, baik dari aspek sosial, ekonomi, maupun politik. Perantau juga menjadi tempat bertanya dan berdiskusi bagi anak kemenakan di kampung halaman dalam berbagai persoalan pembangunan.

Atas dasar itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM, didampingi Asisten Administrasi Umum Setda Sri Mulyani, menghadiri Milad ke-1 Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Minggu (26/7), yang digelar di Gedung Yaumi, Kabupaten Tegal.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten Tegal Muhammad Budi Eko yang mewakili Bupati Tegal, Ketua DPP IKTD Jabodetabek Dr. Yuherman, para perantau Ikatan Keluarga Minang (IKM) Jawa Tengah, Ketua IKTD Kabupaten Tegal beserta jajaran pengurus, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Eka Putra menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pengurus IKTD yang telah me­nyuk­seskan pelaksanaan Milad ke-1 IKTD Kabupaten Tegal. Menurutnya, ke­giatan tersebut merupakan bukti nyata kekompakan dan soliditas warga Tanah Datar di perantauan. “Kekompakan seperti ini­lah yang harus terus kita jaga. Perantau memiliki peran besar dalam pembangunan daerah karena menjadi penghubung antara ranah dan rantau,” ujarnya.

Baca Juga  H. Asra Faber: Tahun Baru Hijriyah Momentum untuk Bangkit

Pada kesempatan itu, Bupati juga memaparkan perkembangan pembangunan di Kabupaten Tanah Datar pascabencana galodo yang melanda beberapa wilayah selama tiga tahun terakhir.

Ia menyampaikan bahwa pembangunan dan perbaikan berbagai infrastruktur, baik jalan maupun jembatan yang menjadi kewe­nangan pemerintah pro­­v­insi maupun pemerintah kabupaten, terus diupayakan agar segera dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat.

Selain itu, Eka Putra turut menjelaskan berbagai program unggulan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar yang hingga kini terus berjalan, diantaranya Program Satu Rumah Satu Hafizh/Hafizhah, program membajak sawah gratis, menanam padi gratis, hingga pemberian asuransi pertanian bagi petani yang mengalami gagal panen. “Tercatat saat ini sudah 25 ribu anak penghafal Al-Qur’an di Tanah Datar,” ungkapnya.

Bupati juga mengingatkan para perantau untuk senantiasa memberikan kontribusi positif, baik di kampung halaman maupun di daerah tempat merantau. Menurutnya, ma­sya­rakat Luhak Nan Tuo dikenal memiliki rasa kekeluargaan, kekompakan, dan kepedulian yang tinggi terhadap sesama. “Kita mempunyai tanggung ja­wab moral untuk terus menjaga hubungan antara ranah dan rantau. Di mana pun berada, mari terus memberikan manfaat dan membantu sanak saudara yang ada di Tanah Datar,” pesannya.

Baca Juga  Bawaslu Kabupaten Solok Tertibkan 1.500 APK

Mengakhiri sambutannya, Eka Putra mendoakan seluruh perantau Tanah Datar di Kabupaten Tegal senantiasa diberikan kesehatan, kesuksesan, dan keberkahan dalam menjalani kehidupan di perantauan.

Sementara itu, Ketua IKTD Kabupaten Tegal Has­diwarman menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan perantau asal Tanah Datar yang telah bekerja keras sehingga pelaksanaan Milad ke-1 IKTD Kabupaten Tegal dapat terlaksana dengan baik.­ “Ini adalah bentuk perjuangan kita bersama untuk menunjukkan kon­sis­ten­si kita di rantau, sesuai pe­­patah Minangkabau yang mengatakan, ‘Dima bumi dipijak, di situ langik dijunjuang’,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Pa­nitia Milad ke-1 IKTD Kabupaten Tegal Dendi Malin Mudo dalam laporannya m­enyampaikan bahwa rang­­kaian kegiatan diisi dengan berbagai agenda, di antaranya ceramah agama dan doa bersama yang disampaikan oleh Ustadz Bin Ahmad Bin Muhammad Basalamah.

Dendi juga meng­ung­kapkan bahwa berkat kekompakan seluruh perantau asal Tanah Datar yang berada di Kabupaten Tegal, IKTD Kabupaten Tegal akhir­nya dapat terbentuk satu tahun yang lalu dan kini terus berkembang sebagai wadah silaturahmi serta pengabdian bagi masyarakat Tanah Datar di perantauan. (ant)