METRO PADANG

Peringatan 79 Tahun Gugurnya Wali Kota Kedua Kota Padang, Wawako: Warisi Keberanian Bagindo Aziz Chan untuk Bangun Padang!

×

Peringatan 79 Tahun Gugurnya Wali Kota Kedua Kota Padang, Wawako: Warisi Keberanian Bagindo Aziz Chan untuk Bangun Padang!

Sebarkan artikel ini
UPACARA— Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat memimpin Upacara Peringatan Gugurnya Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan ke-79 di Lapangan Upacara Kantor Balai Kota Aie Pacah, Minggu (19/7). Peringatan tahun ini mengusung misi besar membawa Padang menuju Kota Gastronomi Dunia dengan meniru semangat persatuan sang pahlawan.

AIE PACAH, METRO –Semangat perjuangan Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan harus terus dihidupkan di tengah masyarakat, meski telah 79 tahun berlalu sejak gugurnya mantan Wali Kota Padang tersebut. Pesan mendalam ini disampaikan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat memimpin Upacara Peringatan Gugur­nya Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan ke-79 di Lapangan Upacara Kantor Balai Kota Aie Pacah, Minggu (19/7) pagi.

Upacara yang berlangsung khidmat ini dihadiri Forkopimda Kota Padang, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, jajaran pimpinan OPD, Ketua GOW Kota Padang Ny. Sri Hayati Maigus Nasir, Ketua DWP Kota Padang Ny. Nova Raju Minropa, keluarga besar Bagindo Aziz Chan, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan se-Kota Padang.

“Hari ini kita mengenang gugurnya Pahlawan Nasional sekaligus Wali Kota Padang, Bagindo Aziz Chan, yang telah mempertaruhkan jiwa dan raganya demi kehormatan bangsa dan Kota Padang. Semangat perjuangan beliau harus menjadi motivasi bagi kita yang hidup di era kemerdekaan untuk terus bersatu dan bersama-sama membangun Kota Padang,” ujar Maigus Nasir dalam amanatnya.

Baca Juga  Dukung Program Wako dan Wawako dalam Pengembangan Wisata, Dinas Pariwisata Gelar Pelatihan Sertifikasi Kompetensi Barista Muda

Mengusung tema “Satu Tujuan Menghidupkan Kembali Nilai Perjuangan Bagindo Aziz Chan untuk Menuju Padang sebagai Kota Gastronomi”, upacara peringatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kepahlawanan dalam mendukung kemajuan pembangunan daerah.

Maigus menegaskan bahwa keberanian Bagindo Aziz Chan menghadapi penjajah merupakan teladan yang wajib diwariskan kepada generasi penerus. Keteguhan tersebut tercermin jelas dalam semboyan legendaris beliau, “Langkahi mayat saya dulu, baru Belanda boleh menguasai Kota Padang”.

“Beliau layak menyandang gelar Pahlawan Nasional karena keteguhan dan keberaniannya memperjuangkan kemerdekaan dengan tekad merdeka dan tetap merdeka. Jiwa perjuangan itulah yang harus diwariskan kepada seluruh anak bangsa, khususnya masyarakat Kota Padang,” tambah Wawako.

Maigus Nasir menilai tema peringatan tahun ini sangat sejalan dengan visi Pemerintah Kota Padang dalam menjadikan Padang sebagai Kota Gastronomi Dunia. Menurutnya, seluruh potensi dan elemen masyarakat harus bergerak bersama mewujudkan tekad besar tersebut dengan meniru semangat persatuan yang dicontohkan Bagindo Aziz Chan dalam memperjuangkan kemerdekaan.

Baca Juga  Penderita Tumor Maxilla, Air Mata Wagub Jatuh Melihat Kondisi Halfiyet

Pengorbanan sang pahlawan harus menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk memperkuat persatuan, sinergi, dan kolaborasi dalam membangun kejayaan Kota Padang.

“Nilai-nilai keberanian, pengorbanan, persatuan, dan cinta tanah air yang diwariskan Bagindo Aziz Chan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Padang sebagai Kota Gastronomi. Semoga sema­ngat perjuangan beliau te­rus menginspirasi masya­rakat Kota Padang untuk bersatu, berkolaborasi, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah,” pungkasnya.

Usai memimpin upacara, Wawako Maigus Nasir bersama Ketua GOW Kota Padang Ny. Sri Hayati Maigus Nasir dan rombongan melanjutkan rangkaian kegiatan dengan berziarah dan mengunjungi Museum Rumah Kelahiran Bagindo Aziz Chan yang terletak di Jalan Alang Laweh Koto IV No. 7, Kelurahan Alang Laweh, Kecamatan Padang Selatan. (oza)