PADANG, METRO—Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Syafrizal Syair, S.Pd., mengimbau kepada PAUD TK di Padang untuk memberikan pelayanan kepada siswa yang terbaik dan program TK gratis bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
“Ke depan kita berharap untuk kualitas pendidikan bisa memberikan pelayanan terbaik kepada siswa karena TK itu adalah pendidikan dasar yang sangat mendasar sehingga kalau layanan kurang baik itu tentu pondasi itu goyang,” ungkap Syafrizal Syair, kepada POSMETRO, Kamis (9/7).
Dijelaskan, kalau TK memberikan pendidikan dengan baik maka pondasi untuk anak semakin kuat. Kerena TK bukan untuk mengajar pintar membaca, pintar menulis, menghitung tapi lebih sifat pembentukan karakter dan kepribadian
Apabila anak di TK sudah kuat dengan telah terbentuknya karakter yang baik maka nanti di SD sudah bisa nyambung, di SD nanti lebih fokus peningkatan baca, tulis berhitung.
“Layanan di TK harus diberikan yang terbaik, walaupun TK itu selama satu tahun bisa menentukan arah untuk masa depan anak-anak,” tegasnya.
Selain itu untuk saat ini dengan adanya wajib belajar 13 tahun, TK itu wajib dan warga negara Indonesia umur 5 sampai 6 tahun wajib PAUD, TK sesuai undang undang.
“TK yang ada di Kota Padang, enam puluh persen sudah akreditasi A, tiga puluh persen masih C dan sepuluh persen masih B,” jelasnya.
Imbauan dari Pemerintah Kota Padang berharap semua warga kota Padang yang berumur 5 sampai 6 tahun masuk TK sehingga program Pemerintah wajib belajar bisa terwujud.
Untuk penyebaran TK di Kota Padang sudah ratusan dan seluruh daerah di kelurahan sudah memiliki TK.
Untuk PAUD TK yang gratis ada di Satuan PAUD Sejenis (SPS) dan TK Negeri di Kota Padang pada prinsipnya tidak memngut biaya pendidikan bulanan (gratis). Namun terdapat biaya pendaftaran, buku atau seragam yang ditentukan sekolah.
TK tersebut yang dibentuk Kelurahan itu anggaran di Kecamatan yang dikelola Bunda PAUD, bukan dari anggaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang.
“Bagi masyarakat yang kurang mampu ini juga bisa sebagai solusi untuk memasukan anaknya ke PAUD TK tersebut,” tuturnya. (ped)






