SOLOK/SOLSEL

Sekretaris DPKUKM Ingatkan, Pemisahan Uang Pribadi dan Modal Usaha Perlu Perhatian Khusus

×

Sekretaris DPKUKM Ingatkan, Pemisahan Uang Pribadi dan Modal Usaha Perlu Perhatian Khusus

Sebarkan artikel ini
DIGITALISASI UMKM— Sekretaris Dinas Perdagangan,Koperasi dan UKM (DPKUKM) Kota Solok, Taufiq Rusli berikan sambutan saat kegiatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mempercepat akselerasi digital dan tata kelola keuangan pelaku UMKM agar siap naik kelas.

SOLOK, METRO–Sekretaris Dinas Perdagangan, Koperasi dan U­KM (DPKUKM) Kota Solok, Taufiq Rusli mengungkapkan pembenahan pola pikir pelaku usaha dalam me­misahkan uang pribadi dan modal usaha perlu menjadi perhatian.

“Banyak UMKM kita yang memiliki produk luar biasa dan potensi pasar yang sangat besar, namun perkembangannya man­dek karena manajemen keuangan usahanya masih bercampur dengan kebutuhan domestik atau pri­badi,” ujarnya.

Melalui edukasi bersama OJK lanjutnya, kita ingin mengubah pola pikir tersebut secara total. Sehingga UMKM Kota Solok memiliki fondasi keuangan yang kokoh, berstatus bankable, sehingga siap mengakses permodalan resmi dan bersaing di pasar yang jauh lebih luas.

Pemerintah Kota Solok bersama Otoritas Jasa Ke­uangan (OJK) bersinergi mempercepat akselerasi digital dan tata kelola ke­uangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar siap naik kelas. Langkah taktis ini diwujudkan dengan membekali 50 pelaku usaha lokal melalui program e­dukasi literasi finansial mendalam yang berfokus pada manajemen modern dan perlin­dungan konsu­men.

Baca Juga  Penulisan Naskah Dinas dan Surat Dinas Banyak Ditemukan Kesalahan dalam Penggunaan Bahasa

Intervensi ini dinilai penting mengingat sektor UMKM merupakan pilar utama pertumbuhan eko­nomi daerah yang kerap kali terhambat pertumbuhannya akibat tata kelola modal yang belum terstruktur.  Guna memberikan solusi riil, OJK membedah tiga modul materi stra­tegis, yakni manajemen keuangan usaha berbasis digitalisasi pencatatan, perluasan akses permo­dalan inklusif yang aman, serta penguatan literasi digital untuk membentengi pelaku usaha dari ancaman kejahatan finansial di era digital.

Program ini didukung penuh oleh lintas sektor keuangan terkemuka. Hadir sebagai narasumber utama, Manager Madya OJK Siska Febiyanti, bersama Kepala Bank Nagari Cabang Solok Rano Fardian Farid, dan Kepala Cabang Bank Nagari Syariah Solok Guslan Arianto. Kehadiran perbankan regio­nal ini sekaligus mempermudah para pelaku usaha untuk langsung berkonsultasi mengenai fasilitas pem­biayaan syariah maupun konvensional yang aman dan legal.

Baca Juga  Program RTLH dalam Pembiayaan Upah Tukang, BAZNAS Berikan Sosialisasi Bantuan Pembangunan

Selain mendapatkan pembekalan teori, 50 pelaku UMKM tersebut di­bimbing langsung oleh Tim Edukasi OJK dalam sesi simulasi interaktif penggunaan QRIS serta aplikasi pencatatan keuangan berbasis digital. Lewat penguatan hulu ke hilir ini, DPKUKM Kota Solok optimistis produk-produk unggulan daerah tidak hanya unggul dalam inovasi kemasan, namun juga didukung oleh sistem manajerial internal yang sehat dan akuntabel. (vko)