PDG.PARIAMAN, METRO—Mobil Daihatsu Ayla terjun ke dalam jurang sedalam 50 meter di Jalan Umum Padang–Bukittinggi, tepatnya di Nagari Kandang Ampek, Kecamatan 2Ă—11 Kayu Tanam, Kabupaten Padangpariaman, Rabu (1/7) sekitar pukul 06.00 WIB.
Akibat insiden nahas itu, bayi berusia 4 bulan dilaporkan meninggal dunia. Sedangkan ayah dan ibu bayi tersebut mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Kanit Lakalantas Polres Padangpariaman, Aiptu Welfin Zachky membenarkan adanya kecelakan tunggal tersebut. Menurutnya, insiden itu melibatkan sebuah mobil Daihatsu Ayla bernomor polisi BD 1085 CE yang dikemudikan MuÂhamÂmad Saputra (27).
“Kendaraan tersebut mengalami kecelakaan tungÂgal saat dalam perjalanan dari arah Bukittinggi menuju Kota Padang. Di dalam mobil selain sopir, ada istri dan anaknya yang masih bayi berusia empat bulan,” ungkap Aiptu WelÂfin.
Dijelaskan Aiptu Welfin, berdasarkan hasil penanganan awal di lokasi, keÂcelakaan tunggal ini disebabkan pengemudi diÂduga tidak mampu mengendalikan laju kendaraan ketika melintas di tempat kejadian perkara.
“Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), pengemudi diduga kehilangan kendali atas kendaraannya (out of control) ke sebelah kiri jalan, sehingga terjadilah kecelakaan,” ungkap Aiptu WelÂfin.
Dijelaskan Aiptu Welfin, mobil tersebut diketahui membawa satu keluarga yang berasal dari Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Setelah kecelakaan terjadi, seluruh korban segera dievakuasi oleh petugas meÂnuju Puskesmas Kayu Tanam untuk mendapatkan pertolongan pertama.
“Karena mengalami luÂka yang cukup serius, seluruh korban kemudian dirujuk ke RSUD Padangpariaman untuk menjalani perawatan lebih lanjut,” tutur Aiptu Welfin.
Aiptu Welfin Zachky merincikan, Muhammad Saputra selaku pengemudi mengalami luka lecet pada tangan serta patah tulang di kaki kanan. Sementara penumpang bernama Nurfadilla Agustina (27) mengalami luka robek di bagian wajah dan patah tulang pada kaki kanan.
“Korban lainnya, Azka Diltra Pratama yang masih berusia empat bulan, mengalami memar pada bagian leher serta luka lecet di kepala. Bayi laki-laki tersebut dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD PaÂdangpariaman,” ujar dia.
Selain menimbulkan korban jiwa dan korban luka, Aiptu Welfin mengatakan, kecelakaan itu juga mengakibatkan kerusakan cukup berat pada kendaÂraan. Bagian depan Daihatsu Ayla mengalami kerusakan parah akibat benturan, sementara kaca depan kendaraan pecah total.
“Kerugian materiil diÂperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta. Hingga kini, kami melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti insiden yang menewaskan bayi berusia empat bulan tersebut,” tukasnya. (*)






