METRO SUMBAR

Fadlul Efendi, Tujuan utama kami menghadirkan kompetisi sepak bola yang berkualitas, menjadi wadah pembinaan atlet

×

Fadlul Efendi, Tujuan utama kami menghadirkan kompetisi sepak bola yang berkualitas, menjadi wadah pembinaan atlet

Sebarkan artikel ini

SOLOK, METRO–Lolos ke babak 8 besar dalam turmanem FE Cup II, MMP FC A sukses menggilas OCM FC Madina, dengan skor telak 10-2, sedikit menuai kontroversi.

Pertandingan yang berlangsung sengit tersebut memang sempat diwarnai insiden pada babak pertama. Salah seorang pemain OCM Medina FC mendapat dua kartu kuning dari wasit. Sesuai dengan peraturan permainan sepak bola, akumulasi dua kartu kuning tersebut kemudian berujung pada kartu merah, sehingga pemain OCM Medina FC harus meninggalkan lapangan lebih awal dan timnya melanjutkan pertandingan dengan jumlah pemain yang berkurang.

Keputusan tersebut kemudian menjadi perhatian sejumlah pihak dan memunculkan berbagai tanggapan di kalangan penonton maupun pecinta sepak bola. Bahkan, muncul tudingan yang mengaitkan keputusan wasit dengan pihak MMP FC.

Agar tidak menjadi isu liar, Owner Turnamen FE Cup II Regional Sumatera 2026, Fadlul Efendi langsung memberikan klarifikasi terkait beredarnya pemberitaan dan opini yang menyebut adanya dugaan intervensi terhadap wasit oleh pihak MMP FC selama berlangsungnya turnamen.

Fadlul Efendi menegaskan bahwa dirinya selaku owner turnamen sekaligus owner MMP FC tidak pernah melakukan intervensi terhadap perangkat pertandingan. Menurutnya, sejak awal Turnamen FE Cup II Regional Sumatera 2026 diselenggarakan dengan tujuan menghadirkan kompetisi sepak bola yang bersih, berkualitas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

Baca Juga  Kunker ke Jakarta, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sumbar dan Ketua BK Tidak Penuhi Panggilan ke-2 Kejari Padang

Dirinya juga menepis anggapan yang menyebut MMP FC hanya mengejar hadiah juara atau sengaja memainkan pertandingan yang tidak sportif, termasuk tudingan adanya praktik “sepak bola gajah”.

“Kalau orientasi kami hanya hadiah, tentu tidak sebanding dengan biaya yang telah kami keluarkan untuk menyelenggarakan turnamen ini. Tujuan utama kami adalah menghadirkan kompetisi sepak bola yang berkualitas, menjadi wadah pembinaan atlet, sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat,” ujarnya.

Fadlul menambahkan, Turnamen FE Cup II Regional Sumatera 2026 merupakan ajang yang diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial dari berbagai daerah di Pulau Sumatera. Oleh karena itu, menjaga integritas kompetisi menjadi komitmen utama panitia penyelenggara.

Ia juga mengajak seluruh tim peserta, ofisial, suporter, dan pecinta sepak bola untuk tetap menjaga sportivitas serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya.

“Menang dan kalah adalah hal yang biasa dalam sepak bola. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga sportivitas, menghormati keputusan wasit, dan bersama-sama menyukseskan Turnamen FE Cup II Regional Sumatera 2026 agar benar-benar menjadi kompetisi yang berkualitas,” tegasnya.

Baca Juga  Ribuan Warga Padati Kantor Gubernur Sumbar, Donasi untuk Palestina Tembus Rp2 Miliar

Dari jalannya pertandingan, di hadapan sekitar 5.213 penonton yang memadati stadion Marah Adin, Kota Solok, pertandingan berlangsung dalam cuaca berawan dengan suhu mencapai 30 derajat Celsius. Atmosfer pertandingan terasa seperti laga final.

Sorak-sorai pendukung terus menggema setiap kali para pemain MMP FC A membangun serangan.

Sejak peluit awal dibunyikan, MMP FC A langsung mengambil inisiatif permainan. Kombinasi umpan-umpan pendek, kecepatan transisi, serta penyelesaian akhir yang efektif membuat lini pertahanan OCM FC Madina kesulitan mengimbangi intensitas permainan lawannya.

Babak pertama berakhir dengan keunggulan 3-1 untuk MMP FC A. Namun, siapa sangka pesta gol sesungguhnya baru dimulai setelah turun minum.

Memasuki babak kedua, MMP FC A tampil semakin agresif. Serangan demi serangan terus dilancarkan dari berbagai sisi lapangan. OCM FC Madina yang mencoba bangkit justru semakin kehilangan organisasi permainan sehingga harus kembali memungut bola dari gawang mereka berkali-kali.

Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, papan skor menunjukkan angka mencolok 10-2 untuk kemenangan MMP FC A. (vko)