METRO SUMBAR

Upaya Polres Tanah Datar Babaliak Ka Surau, Bentengi Generasi Muda dari Narkoba dan Perilaku Menyimpang

×

Upaya Polres Tanah Datar Babaliak Ka Surau, Bentengi Generasi Muda dari Narkoba dan Perilaku Menyimpang

Sebarkan artikel ini
BABALIAK KA SURAU— Kapolres Tanah Datar AKBP. Nur Ichsan Dwi Septiyanto, saat sedang melakukan kegiatan.

TANAHDATAR, METRO–Program Babaliak ka Su­rau menjadi salah satu upaya yang digagas Polres Tanah Datar untuk membentengi generasi muda dari ancaman narkoba dan berbagai perilaku menyimpang. Melalui pendekatan budaya dan nilai-nilai keagamaan yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Minang­ka­bau, program ini diharapkan mam­pu memper­kuat karakter ge­­nerasi muda sekaligus men­­jaga ketertiban sosial di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Tanah Datar AKBP. Nur Ichsan Dwi Septiyanto, S.H, S.I.K, M.I.K dalam kegiatan bincang-bincang bersama mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusang­kar yang mengusung tema “Babaliak Ka Surau, Benteng Generasi Muda dari Ancaman Nar­koba dan Perilaku Menyimpang” di Radio Luhak Nan Tuo Batusangkar, baru baru ini.

Kapolres Tanah Datar menjelaskan, gagasan Babaliak Ka Surau lahir dari pengalamannya selama bertugas di Mabes Polri sebelum dipercaya memimpin Polres Tanah Datar pada 8 April 2025. Selama bertugas di Mabes, ia banyak mempelajari strategi kepolisian dalam menciptakan keamanan dan ketertiban sosial. “Secara filosofis, Polri adalah penjaga peradaban. Peradaban itu lahir dan dimiliki oleh ma­sya­ra­kat. Karena itu, agar pe­ra­da­ban tetap hidup dan ber­kem­bang, harus ada yang menjaganya, dan Polri harus hadir secara aktif dalam tugas tersebut,” ujarnya.

Setelah bertugas di Tanah Datar, ia melihat adanya wari­san budaya yang sangat kuat, yak­ni filosofi Adat Basandi Sya­rak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Nilai-nilai ter­sebut kemudian dipadukan dengan konsep kepolisian da­lam menjaga peradaban melalui program Babaliak Ka Surau.

Baca Juga  Hadiri Syukuran Haji, Bupati Eka Putra Sampaikan Permohonan Maaf

Menurutnya, surau sejak da­hulu menjadi tempat pembentukan karakter masyara­kat Minangkabau. Dari surau lahir banyak tokoh, ulama, dan intelektual yang memberikan kontribusi besar bagi bangsa. “Kalau kita melihat sejarah Minangkabau, surau merupakan tempat yang membentuk orang menjadi baik. Banyak intelektual lahir dari sana seperti Buya Hamka dan Agus Salim dan lainnya. Sistem ini sudah terbukti menghasilkan generasi yang berkarakter, sehingga perlu kem­bali kita hidupkan,” katanya.

Kapolres menegaskan, men­cipta­kan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak bisa dilakukan oleh Polri semata. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi generasi mu­da.  “Polri tidak bisa berdiri sendiri. Dalam menjaga kamtibmas dibutuhkan kolaborasi semua pihak. Bukan lagi siapa yang bertanggung ja­wab, tetapi bagaimana kita bersama-sama mengambil peran untuk menyelamatkan generasi mu­da,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, kasus narkoba di Tanah Datar cukup tinggi, satu tahun bertugas di Tanah Datar, pihaknya telah menangani sebanyak 48 kasus narkotika dengan 68 tersangka yang diamankan termasuk tiga orang diantaranya perempuan.

Dari pengungkapan tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti berupa 279 gram sabu-sabu dan 43 kilogram ganja.

Baca Juga  Di Lapas Terbuka Pasaman, Bupati Lepas 10.000 Benih Ikan Mas

Selain fokus pada pemberantasan narkoba, Polres Tanah Datar juga melakukan berbagai langkah pencegahan terhadap perilaku menyimpang di masya­ra­kat. Salah satunya dengan menginisiasi program Nagari Bebas LGBT yaitunya di Nagari Ba­­ringin, Kecamatan Lima Kaum.

Kapolres mengatakan pro­gram tersebut diluncurkan berdasarkan berbagai data dan hasil penelitian yang men­jadi bahan pertimbangan da­lam penyusunan kebijakan pencegahan di tengah ma­sya­rakat. “Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga generasi muda agar tetap berada pada koridor nilai adat dan agama,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tanah Datar Dedi tri Widono S. STP yang turut hadir dalam kegiatan tersebut me­ng­­apresiasi upaya Polres Ta­nah Datar dalam menekan angka kriminalitas khususnya dalam membentengi generasi muda dari narkoba dan perilaku menyimpang.

Selain itu kata dia, Kominfo Tanah Datar secara aktif melakukan sosialisasi ke se­ko­lah-se­kolah tingkat SMP dan SMA sederajat terutama di wilayah Batusangkar guna meningkatkan kesadaran pelajar dalam menerima dan menyebarkan informasi agar tidak terjerumus di tengah maraknya pemberitaan di media sosial. “Di era digitalisasi saat ini banyak informasi yang belum jelas. Saya harap Mahasiswa tidak termasuk kedalam itu, yaitunya dengan membiasakan budaya cek dan ricek sebelum mempercayai maupun me­nye­barkan informasi,” ujarnya. (ant)