METRO PESISIR

Wabup Padang Pariaman: Gelar Tuanku dan Ustadzah Jadi Benteng Lawan Narkoba!

×

Wabup Padang Pariaman: Gelar Tuanku dan Ustadzah Jadi Benteng Lawan Narkoba!

Sebarkan artikel ini
PENGUKUHAN GELAR— Wakil Bupati Padangpariaman, Rahmat Hidayat menghadiri pengukuhan gelar tuanku dan ustadzah sekaligus penyerahan Ijazah santri Pondok Pesantren Nurul Yaqin Sadaniyyah Pasir Putih Singguling, Kecamatan Lubuk Alung.

PDG.PARIAMAN, METRO— Wakil Bupati Padangpariaman, Rahmat Hida­yat, kemarin, menghadiri perayaan pengukuhan gelar tuanku dan ustadzah sekaligus penyerahan Ija­zah santri tamatan dari  Pondok Pesantren Nurul Yaqin Sadaniyyah Pasir Putih Singguling, Kecamatan Lubuk Alung.

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan pe­nuh haru. Turut hadir mewakili Gubernur Sumatera Barat, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sumatera Barat Irwan, Staf Ahli Bupati Padangpariaman, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, pimpinan Pondok Pesantren Nurul Yaqin Sadaniyyah, serta para tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, sebanyak delapan orang dikukuhkan dengan gelar Tuanku dan Ustadzah. Selain itu, pondok pesantren juga menyerahkan ijazah kepada 42 orang santri tamatan tingkat Aliyah dan Tsanawiyah.

Wakil Bupati Rahmat Hidayat menyampaikan harapannya agar para Tuanku dan Ustadzah yang baru dikukuhkan dapat men­jadi ulama dan pendidik agama yang istiqamah dalam menyiarkan ajaran Islam serta menebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.

Baca Juga  Koperbam Dukung PPKM Mikro, Pelabuhan Telukbayur Rawan Penyebaran Virus

“Pengukuhan Tuanku dan Ustadzah hari ini hen­daknya menjadi awal pengabdian untuk menjadi ulama dan ustadzah yang menyiarkan agama Islam serta berbagi kebaikan kepada masyarakat,” ujar Rahmat.

Ia menegaskan bahwa peran ulama, ustadz, dan ustadzah sangat penting di tengah tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini, seperti penyalahgunaan narkoba, pergau­lan bebas, hingga berbagai bentuk tindakan asusila dan kejahatan sosial lainnya.

“Masih banyak persoalan di tengah ma­sya­rakat, mulai dari narkoba, pergaulan bebas, hingga tindakan asusila. Karena itu, saya berharap para santri, Tuanku, dan Ustadzah yang telah dikukuhkan dapat menjadi contoh yang baik, memberikan pengaruh positif, serta menyampaikan ajaran agama yang menyejukkan dan membimbing ma­sya­rakat ke arah yang lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sumatera Barat, Irwan, yang hadir mewakili Gubernur Sumatera Barat, turut memberikan motivasi kepada para santri yang baru dikukuhkan dan para tamatan. Ia berpesan agar para lulusan terus berjuang, melanjutkan pendidikan, dan mengabdikan diri di tengah ma­syarakat.

Baca Juga  Pessel Terima 3.500 Kartu Kusuka

“Silakan tetap ber­ju­ang, baik mengabdi di Pa­dangpariaman maupun di daerah lainnya. Banyak masjid dan surau yang membutuhkan peran generasi muda yang memiliki bekal ilmu agama. Teruslah belajar, sebarkan kebaikan, dan jadikan ilmu yang di­peroleh sebagai modal u­tama untuk memberikan manfaat bagi ma­sya­ra­kat,” ungkap Irwan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi pe­ngukuhan gelar Tuanku dan Ustadzah serta penye­rahan ijazah kepada para ta­matan Aliyah dan Tsa­nawiyah. Suasana penuh kebanggaan tampak me­nyelimuti para santri, keluarga, dan seluruh civitas pondok pesantren yang hadir da­lam momentum tersebut.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pa­dangpariaman berha­rap pondok pesantren terus melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan agama, tetapi juga mampu menjadi teladan, penjaga moral, serta agen perubahan positif di tengah kehidupan masyarakat. (efa)