AGAM/BUKITTINGGI

Sabudaya 100 Tahun Jam Gadang Cultural Night, Bukittinggi Rayakan Sejarah dan Budaya dalam Satu Panggung

×

Sabudaya 100 Tahun Jam Gadang Cultural Night, Bukittinggi Rayakan Sejarah dan Budaya dalam Satu Panggung

Sebarkan artikel ini
PUNCAK PERINGATAN— Pemko Bukittinggi menggelar malam puncak peringatan 100 Tahun Jam Gadang melalui kegiatan bertajuk Sabudaya 100 Tahun Jam Gadang Cultural Night di pelataran Jam Gadang, Sabtu (20/6).

BUKITTINGGI, METRO–Pemerintah Kota Bukittinggi menggelar malam puncak peringatan 100 Ta­hun Jam Gadang melalui kegiatan bertajuk Sabudaya 100 Tahun Jam Gadang Cultural Night di pelataran Jam Gadang, Sabtu (20/6). Kegiatan tersebut dimeriahkan dengan berbagai atraksi seni dan budaya Minangkabau serta penampilan kesenian dari sejumlah daerah lainnya.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menegaskan peringatan satu abad Jam Gadang bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk merefleksikan sejarah dan memperkuat jati diri Bukittinggi sebagai kota perjuangan, pendidikan, budaya, dan pariwisata.

“Seluruh rangkaian ke­giatan ini bukan sekadar pe­rayaan, tetapi upaya mem­perkuat kesadaran sejarah, karakter dan nilai perjuangan bagi generasi mu­da. Kami berharap momentum satu abad Jam Gadang ini semakin memperkuat po­sisi Bukittinggi sebagai kota bersejarah yang memiliki kontribusi penting dalam perjalanan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Ramlan menjelaskan, selama 100 tahun Jam Ga­dang telah menjadi saksi berbagai fase perjalanan Bukittinggi dan menjadi simbol identitas masyara­kat. Ia juga mengingatkan bahwa peristiwa 19 Desember 1948 dan peran Bukittinggi sebagai pusat Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) merupakan bagian penting dari sejarah yang harus terus diwariskan.

Baca Juga  Hindari Penyebaran Covid-19, Pasia Laweh Gelar Program 1.000 Sajadah

“Dari Bukittinggi hari ini, untuk 100 tahun yang akan da­­tang, kemerdekaan yang tidak punah ini tidak mudah diraih dan tidak mudah pula dipertahankan. Dari Bukittinggi yang pernah menjadi Ibu Kota Da­rurat Republik Indonesia, kami menyampaikan sa­lam hormat kepada seluruh anak bangsa,” katanya.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan peringatan 100 Tahun Jam Gadang. Menurutnya, Jam Ga­dang bukan hanya ikon Kota Bukittinggi, tetapi juga saksi penting perjalanan sejarah Republik Indonesia.

“Melalui peringatan 100 Tahun Jam Gadang ini, kami berharap nilai-nilai sejarah, perjuangan dan kebanggaan masyarakat Sumatera Barat terus terjaga. Jam Gadang bukan hanya ikon Kota Bukittinggi, tetapi juga saksi perjalanan sejarah Republik Indonesia yang harus terus dikenang dan diwariskan kepada generasi beri­kut­nya,” ujarnya.

Baca Juga  200 Pelajar SD Ikuti Pelatihan Dokter Cilik

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menyebut Jam Gadang tidak hanya berfungsi sebagai penanda waktu, tetapi juga penanda zaman yang telah melewati berbagai peristiwa penting dalam perjalanan bangsa.

“Jam Gadang bukan semata-mata penanda wak­tu, tetapi juga penanda zaman. Ia telah melewati ber­bagai arus sejarah bang­sa dan menjadi simbol penting bagi Bukittinggi maupun Indonesia. Karena itu, saya mendukung Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan,” tegasnya.

Kemeriahan Sabudaya 100 Tahun Jam Gadang Cultural Night semakin leng­kap dengan penam­pilan artis Minang Kintani dan Vanny Vabiola yang menghibur ribuan masya­rakat dan wisatawan yang me­madati kawasan Jam Gadang. (pry)