SAWAHLUNTO, METRO–Berdasarkan realisasi pendapatan dan belanja daerah, APBD Kota Sawahlunto Tahun Anggaran 2025 mencatat surplus anggaran sebesar Rp23,92 miliar. Ditambah dengan pembiayaan netto sebesar Rp25,14 miliar, maka Pemerintah Kota Sawahlunto mencatat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sebesar Rp49,06 miliar. SILPA tersebut terdiri dari saldo kas daerah, kas BLUD RSUD, kas puskesmas, dana BOS, hingga dana PAUD yang masih tersisa pada akhir tahun anggaran.
Dalam laporan realisasi APBD, sektor pendidikan masih menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Dinas Pendidikan memperoleh alokasi anggaran terbesar yakni Rp125,81 miliar dengan realisasi mencapai Rp117,52 miliar atau 93,41 persen.
Sementara sektor kesehatan melalui Dinas Kesehatan serta RSUD Sawahlunto mengelola anggaran lebih dari Rp147 miliar, dengan tingkat realisasi di atas 90 persen. Untuk sektor infrastruktur, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang merealisasikan anggaran sebesar Rp33,63 miliar atau 93,96 persen dari total alokasi. Di bidang ketertiban dan keamanan daerah, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran mencatat tingkat realisasi tertinggi mencapai 99,28 persen.
Wali Kota Riyanda juga memaparkan perkembangan aset daerah hingga 31 Desember 2025. Nilai aset jalan, irigasi dan jaringan meningkat dari Rp908,91 miliar pada 2024 menjadi Rp936,51 miliar pada 2025.
Selain itu, nilai gedung dan bangunan meningkat menjadi Rp486,04 miliar, sementara aset peralatan dan mesin bertambah menjadi Rp354,98 miliar. “Peningkatan aset tersebut menunjukkan masih berjalannya pembangunan fisik dan investasi pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan publik serta infrastruktur kota,” ucap Riyanda.
Melalui penyampaian nota pengantar tersebut, Pemerintah Kota Sawahlunto secara resmi menyerahkan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD untuk dibahas dan mendapatkan persetujuan bersama sesuai ketentuan perundang-undangan.
Riyanda Putra berharap sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dapat terus terjalin sehingga kualitas pengelolaan keuangan daerah semakin baik dan prestasi opini WTP dapat dipertahankan pada tahun-tahun mendatang. “Untuk ke depan kami mohon dukungan dan kerja sama semua pihak agar Pemerintah Kota Sawahlunto tetap mampu mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya. (pin)






