METRO PADANG

Sudah 5 Hari Tak Dijemput Keluarga, Pria Berkumis Putih Meninggal Tanpa Identitas di RSUP Dr M Djamil

×

Sudah 5 Hari Tak Dijemput Keluarga, Pria Berkumis Putih Meninggal Tanpa Identitas di RSUP Dr M Djamil

Sebarkan artikel ini
JENAZAH TANPA IDENTITAS— RSUP Dr. M. Djamil saat ini menyimpan jenazah seorang pria tanpa identitas atau Mr X yang hingga kini belum diketahui keluarga maupun kerabatnya. Pria yang diperkirakan berusia sekitar 50 hingga 60 tahun tersebut dilaporkan meninggal dunia pada Kamis, 4 Juni, sekitar pukul 11.30 WIB.

JATI, METRORSUP Dr. M. Djamil saat ini menyimpan jenazah seorang pria tanpa identitas atau Mr X yang hingga kini belum diketahui keluarga maupun kerabatnya. Pria yang diperkirakan berusia sekitar 50 hingga 60 tahun tersebut dilaporkan meninggal dunia pada Kamis, 4 Juni, sekitar pukul 11.30 WIB.

Hingga beberapa hari setelah kematiannya, belum ada pihak keluarga yang datang untuk mengonfirmasi identitas maupun menjemput jenazah yang kini masih berada di Instalasi Forensik dan Pemulasaraan Jenazah RSUP Dr. M. Djamil.

Dokter Spesialis Forensik dan Medikolegal RSUP Dr. M. Djamil, dr. Noverika Windasari, mengatakan pihak rumah sakit terus berupaya membantu proses identifikasi de­ngan menyampaikan ciri-ciri fisik jenazah kepada masyarakat.

“Jenazah pria tanpa identitas ini diperkirakan berusia antara 50 hingga 60 tahun. Dari hasil pemeriksaan, terdapat beberapa ciri khusus yang dapat membantu proses pengenalan identitas,” ujar dr. Noverika Windasari, Sp.FM.

Baca Juga  Masuki Masa Reses, Andre Rosiade Keliling Solok Serap Aspirasi Masyarakat

Ia menjelaskan, pria tersebut memiliki rambut berwarna putih dengan kumis yang tercukur rata dan juga berwarna putih. Selain itu, ditemukan jaringan parut pada bagian betis kiri serta adanya riwayat patah tulang lama pada tungkai kiri yang masih dapat dikenali dari hasil peme­riksaan medis.

“Ciri-ciri khusus yang kami temukan antara lain rambut putih, kumis tercukur rata berwarna putih, terdapat jaringan parut pada betis kiri, serta bekas patah tulang lama pada tungkai kiri. Informasi ini kami sampaikan agar masyarakat yang merasa mengenali atau kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut dapat segera menghubungi pihak rumah sakit,” katanya.

Menurut dr. Noverika, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam membantu mengungkap identitas jenazah. “Sehingga proses pemulasaraan dan penyerahan kepada keluarga dapat dilakukan sesuai prosedur yang berlaku,” ucapnya.

Baca Juga  Toppas Gelar Kontes Modifikasi Motor

Sementara itu, Kepala Instalasi Forensik dan Pemulasaraan Jenazah RSUP Dr. M. Djamil, Rahdiyul Ermanto, mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait identitas pria tersebut agar segera menghubungi pihak rumah sakit.

“Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga, kerabat, tetangga, atau mengenali ciri-ciri yang telah disampaikan untuk segera menghubungi Instalasi Forensik dan Pemulasaraan Jenazah RSUP Dr. M. Djamil. Setiap informasi yang diberikan akan sangat membantu proses identifikasi,” ujarnya.

Rahdiyul menambahkan, pihak rumah sakit berharap informasi tentang keberadaan jenazah tanpa identitas ini dapat tersebar luas sehingga keluarga yang bersangkutan dapat segera ditemukan.

“Kami berharap bantuan dari masyarakat untuk menyebarluaskan informasi ini. Semakin cepat identitas korban diketahui, semakin cepat pula jena­zah dapat diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sesuai de­ngan ketentuan dan keyakinan yang dianut,” katanya. (rom)