PADANG, METRO–Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kota Padang, Argi Putra Finalo melaksanakan penyembelihan hewan kurban di Masjid Sinaramalah Nurussalam, pada Raya Idul Adha 1447 H sebanyak 8 ekor sapi. Ketua Panitia Akbar, mengatakan kegiatan kurban berjumlah sebanyak 8 sapi,dengan pembagian pada warga sekitar dengan kupon kita edar 500 kupon.
“Untuk tahun sekarang ada penurun peserta klurban. Tahun dulu bisa mencapai 14 sapi dan sekarang sebanyak 8 sapi,alhamdulillah masih ada yang untuk pemotong sapi di Masjid Sinaramalah Nurussalam mungkin ini faktor ekonomi,” ujar Akbar.
Harapan kami semoga tahun depan kembali pulih pereokonomian di Indonesia dan masyarakat lebih banyak lagi melakukan qurban dan mampu melaksanaan.
“Peserta kurban dari Hendri Final dan jamaah ada juga dari teman teman Hendri Final dan Ibu Yesi,’ kata Akbar.
Anggota DPRD Kota Padang, Argi Putra Finalo, mengatakan pelaksanaan kurban di masjid Sinaramalah Nurussalam berjalan dengan baikl. Alhamdulillah di tahun ini ada sebanyak 8 sapi.
“Dari kami keluarga besar ada satu sapi khusus untuk masjid Sinaramalah Nurussalam,ada dari jamaah serta ada juga peserta dari Jakarta, Bandung,” jelas Argi Putra Finalo.
Semoga kegiatan kurban ini persentatif untuk ke tawakalan dan keikhlasan kita serta pengorbanan agung Nabi Ibrahim AS dan putranya, Nabi Ismail AS.Peristiwa tersebut diabadikan dalam sejarah Islam.
“Perayaan hari Raya Idul Adha tidak lepas dari pemotongan hewan kurban. Asal mula kurban berawal dari lahirnya nabi Ismail A.S. Pada saat itu dikisahkan bahwa Nabi Ibrahim A.S tidak memiliki anak hingga di masa tuanya, lalu beliau berdoa kepada Allah,” katanya.
Peristiwa kurban ini katanya menjadi dasar ibadah kurban yang dilakukan oleh umat Islam setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Kurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi simbol dari pengorbanan atas segala hal yang kita cintai demi menaati perintah Allah.
“Ibadah ini mengajarkan umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, menumbuhkan sikap ikhlas dan ridha dalam menjalankan perintah-Nya, dan mengasah empati dan solidaritas sosial dengan berbagi kepada sesama, terutama yang membutuhkan,” sebjutnya. (ped)






