PADANG, METRO—Masyarakat Kompleks Griya Permata, Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang menunjukkan peningkatan kesadaran beragama dan kepedulian sosial yang tinggi pada Iduladha 1447 Hijriah. Hal ini terlihat dari melonjaknya jumlah kepesertaan dan hewan kurban di Masjid At-Taubah yang disembelih pada Rabu (27/5).
Pada tahun ini, jumlah hewan kurban meningkat menjadi 11 ekor sapi dan 3 ekor kambing yang berasal dari 77 orang peserta. Angka tersebut naik signifikan dibandingkan tahun lalu yang mencatat 9 ekor sapi dan 1 ekor kambing. Setiap peserta kurban menyetorkan iuran sebesar Rp2,7 juta.
Ketua Panitia Kurban Masjid At-Taubah, Ahmad Hakim, mengungkapkan rasa syukurnya atas peningkatan antusiasme warga dalam menunaikan ibadah kurban tahun ini.
“Alhamdulillah untuk tahun ini jumlah peserta meningkat dengan meningkatnya jumlah hewan kurban. Ini menunjukkan warga dan jemaah begitu memaknai hari Raya Iduladha dan rela berkurban untuk warga yang betul-betul berhak,” ujar Ahmad Hakim saat memberikan keterangan kepada wartawan, didampingi Sekretaris Yudi Fendra dan Bendahara Gusrial.
Dari hasil penyembelihan tersebut, panitia mengemas dan membagikan sebanyak 650 kupon daging kurban kepada masyarakat yang berhak menerima. Seluruh hewan kurban yang disembelih dipastikan memiliki kualitas yang baik dengan berat bersih daging rata-rata mencapai 70 hingga 80 kilogram per ekor.
Selain peningkatan jumlah hewan, pelaksanaan kurban tahun ini juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga. Lebih dari 80 orang warga terlibat aktif bahu-membahu dalam proses penyembelihan, pemotongan, hingga pendistribusian daging.
Kekompakan semakin terasa dengan keterlibatan kaum ibu di kompleks tersebut yang menyediakan konsumsi bagi para petugas kurban. “Ini bukti kekompakan yang luar biasa. Ibu-ibu memasak makanan dan samba (lauk-pauk), kemudian kami balanjuang (makan bersama di atas daun pisang) bersama-sama,” tambah Ahmad.
Apresiasi tinggi juga disampaikan oleh Penasihat Pengurus Masjid At-Taubah yang juga Tokoh Masyarakat setempat, AKBP Andi Sentosa, S.H. Perwira Menengah Polda Sumatra Barat ini menekankan pentingnya esensi Iduladha sebagai penguat solidaritas horizontal dalam kehidupan bermasyarakat.
“Iduladha ini mengingatkan kita pada keikhlasan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Selain ibadah kepada Allah, kurban juga menjadi sarana berbagi rezeki kepada sesama. Ini adalah momentum untuk memperkuat solidaritas sosial dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkap AKBP Andi Sentosa.
Ia juga memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dari awal penyembelihan hingga daging sampai ke tangan penerima berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Semangat kebersamaan dan keikhlasan warga Masjid At-Taubah ini diharapkan dapat menjadi cerminan nilai-nilai Iduladha yang sesungguhnya. (ped)






