BUKITTINGGI, METRO–Peringatan 100 Tahun Jam Gadang akan menjadi salah satu agenda besar Kota Bukittinggi pada Juni 2026 mendatang. Berbagai rangkaian kegiatan berskala nasional hingga internasional telah disiapkan dengan dukungan langsung dari Kementerian Kebudayaan.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menjelaskan, Kota Bukittinggi memiliki dua cagar budaya nasional, yakni Jam Gadang dan SMAN 2 Bukittinggi.
Menurutnya, usia satu abad Jam Gadang menjadi momentum bersejarah yang akan diperingati secara meriah melalui berbagai kegiatan budaya, literasi dan seni yang berlangsung mulai 3 hingga 21 Juni 2026.
Ramlan mengapresiasi dukungan pemerintah pusat, khususnya dari Kementerian Kebudayaan yang turut mendukung pelaksanaan event besar tersebut.
“Dalam momen peringatan 100 tahun Jam Gadang, akan dilaksanakan seminar internasional yang mendatangkan pembicara Menteri Kebudayaan, Fadli Zon dan juga Duta Besar Belanda. Selain itu juga akan dilaksanakan seminar nasional dengan pembicara dari Gubernur Yogyakarta dan juga Gubernur DKI Jakarta,” ungkap Ramlan saat memberikan keterangan kepada awak media di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Selasa (26/5).
Ia menambahkan, hasil dari seminar tersebut nantinya akan dibukukan sebagai bagian dari penguatan identitas Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan sekaligus mendukung wacana daerah istimewa atau daerah khusus.
Selain seminar, Pemerintah Kota Bukittinggi bersama International Minangkabau Literacy Festival 2026 juga akan menggelar sejumlah agenda bertema literasi mulai 3 hingga 7 Juni 2026.
Ramlan menyebut lebih dari 250 delegasi dari 38 negara telah menyatakan kesiapan untuk hadir memeriahkan rangkaian kegiatan tersebut.
“Ini sangat luar biasa, bagaimana 38 negara sudah menyatakan kesediaannya untuk mengikuti kegiatan IMLF 2026 ini. Ada sejumlah kegiatan mulai dari seminar, melukis kaligrafi sepanjang 100 meter oleh pelukis terkenal Malaysia, Prof. Yusuf Liu, pembacaan puisi hingga Jam Gadang Fun Run pada tanggal 7 Juni 2026,” katanya.
Kegiatan fun run tersebut direncanakan diikuti ribuan peserta, termasuk sejumlah menteri dan duta besar negara sahabat.
Tak hanya itu, peringatan 100 Tahun Jam Gadang juga akan dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya.
Di antaranya kegiatan Jam Gadang Cultural Night pada 20 Juni 2026, Pekan Cinema Bukittinggi yang menghadirkan film dari Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia dan Indonesia, hingga lomba fotografi, lomba video serta pameran 100 foto Jam Gadang.
Rangkaian peringatan tersebut akan ditutup dengan kegiatan sarapan gratis makanan tradisional bagi 20 ribu masyarakat pada 21 Juni 2026 pagi.
Ramlan Nurmatias mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mendukung dan menyukseskan seluruh rangkaian peringatan satu abad Jam Gadang tersebut.
Menurutnya, event internasional itu tidak hanya menjadi momentum budaya dan sejarah, tetapi juga diyakini mampu meningkatkan kunjungan wisatawan serta berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Bukittinggi. (pry)






