PADANG, METRO–Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dr. Ir. Dadan Hindayana, M.E.S, menegaskan komitmen pemerintah untuk memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga menyentuh angka 82,9 juta penerima manfaat pada tahun 2029.
Hal tersebut disampaikannya dalam acara bertajuk “Sinergi Ekonomi Kerakyatan Dalam Mendukung Program Makanan bergizi Gratis di lokasi Pascabencana Provinsi Sumatera Barat” yang berlangsung di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center Padang pada 22-23 April 2026.
Pembukaan kegiatan, Rabu, 22 April 2026, selain dihadiri oleh Kepala BGN Dadan Hindayana, juga hadir Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat Badan Gizi Nasional (BGN), Tengku Syahdana S.Kom., CRMO., Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Asisten II Bidang Ekonomi Adib Alfikri, SE., MM., Pejabat Sekretaris Kota Padang Raju Minrofa Chaniago serta pelaku UMKM dan undangan lainnya
Dadan menjelaskan bahwa target ambisius 82,9 Juta Penerima pada 2029 ini bukan sekadar angka, melainkan langkah strategis untuk membangun fondasi sumber daya manusia (SDM) yang unggul menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, cakupan program akan terus ditingkatkan secara bertahap seiring dengan penguatan infrastruktur di tingkat daerah.
Dalam forum yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan ekonomi dan sosial di Sumatera Barat tersebut, Dadan menyoroti peran vital ekonomi kerakyatan dalam menyokong program ini. MBG didesain untuk tidak hanya memberikan asupan nutrisi, tetapi juga menjadi “mesin” penggerak ekonomi di akar rumput.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap butir nasi dan potongan lauk yang dikonsumsi anak-anak kita berasal dari keringat petani dan peternak kita sendiri. Inilah esensi sinergi ekonomi kerakyatan,” ujar Dadan di sela-sela kegiatan.
Acara yang berlangsung selama dua hari ini juga menjadi ajang koordinasi untuk memastikan Sumatera Barat siap menjadi salah satu lumbung pangan pendukung MBG, mengingat potensi agrikulturnya yang besar. (oza)






