SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Dapur MBG Talawi Resmi Beroperasi, Salurkan 1.472 Porsi Makan Bergizi Gratis Tiap Hari

×

Dapur MBG Talawi Resmi Beroperasi, Salurkan 1.472 Porsi Makan Bergizi Gratis Tiap Hari

Sebarkan artikel ini
PERESMIAN SPPG TALAWI HILIE— Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto, Rovanly Abdams, menggunting pita saat peresmian SSPG 003 Talawi Hilie, Kota Sawahlunto.

SAWAHLUNTO, METRO–Pemerintah Kota Sa­wahlunto terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program prioritas nasional di bidang pemenuhan gizi.  Ini ditandai dengan peresmian dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 003 Talawi Hilie oleh Sekretaris Daerah Kota Sa­wahlunto, Rovanly Abdams, pada Rabu (15/4).

“Kehadiran SPPG 003 Talawi Hilie yang dikelola Yayasan Garuda Sinergi Nusantara menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan laya­nan Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah,” ungkap Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto, Rovanly Abdams.

Dijelaskan Rovanly Abdams, fasilitas ini se­kaligus menjadi SPPG ke­dua yang beroperasi di Sawahlunto, setelah sebelumnya hadir SPPG Santua Barangin yang dikelola Yayasan Kemala Bha­yang­kari Polres Sawahlunto.

Baca Juga  Wako Lantik 126 PPPK Formasi 2024

Dengan kapasitas pro­duksi mencapai 1.472 porsi makanan per hari, dapur SPPG ini tidak hanya me­nyasar pelajar, tetapi juga kelompok prioritas seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

“Upaya ini diharapkan mampu memperkuat intervensi gizi secara lebih terarah dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” tandas Rovanly Abdams.

Tak hanya berdampak pada sektor kesehatan, operasional SPPG 003 Talawi Hilie juga memberikan efek positif bagi perekonomian lokal. Sebanyak 39 tenaga kerja direkrut sebagai relawan dapur MBG, sementara kebutuhan bahan baku makanan dipasok melalui kemitraan de­ngan sekitar tujuh pelaku UMKM di wilayah Talawi.

Baca Juga  Wako Sawahlunto dan Ketua PKK Terlibat Goro Lingkungan

Untuk memastikan pro­gram berjalan optimal, Pemerintah Kota Sawah­lunto melalui Dinas Pendi­dikan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pertanian terus memperkuat koordinasi dan pengawasan lintas sektor.

Rovanly Abdams menegaskan, setiap kendala yang muncul di lapangan harus segera ditangani melalui tim terpadu agar dapat diselesaikan secara cepat dan sistematis. “Langkah ini penting agar risiko operasional bisa ditekan dan kualitas laya­nan program tetap terjaga,” ujarnya.

Peresmian dapur SP­PG ini menjadi bukti nyata sinergi pemerintah daerah dalam mengha­dirkan layanan gizi yang lebih luas, sekaligus mendorong kesejahteraan ma­syarakat melalui program yang berkelanjutan. (pin)