BERITA UTAMA

HUT ke-78 Pesisir Selatan, Pijakan untuk Percepat Pembangunan yang Lebih Maju, Berkelanjutan, dan Berkeadilan

×

HUT ke-78 Pesisir Selatan, Pijakan untuk Percepat Pembangunan yang Lebih Maju, Berkelanjutan, dan Berkeadilan

Sebarkan artikel ini

BUPATI Pesisir Selatan, Hendrajoni, menegaskan bah­wa peringatan Hari Jadi ke-78 Kabupaten Pesisir Selatan harus di­maknai sebagai momen refleksi sekaligus pijakan untuk mem­per­cepat pembangunan yang lebih maju, berkelanjutan, dan ber­­keadilan. Hal itu di­sam­pai­kannya dalam rapat pari­pur­na DPRD dalam rangka Hari Jadi Pe­sisir Selatan, Selasa (15/4/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menuturkan bahwa sejarah panjang Pesisir Selatan tidak hanya dimulai sejak 15 April 1948, tetapi jauh sebelumnya telah dikenal sebagai kawasan strategis dengan potensi per­dagangan dan keka­yaan sum­ber daya alam.­ “Daerah ini bukan ha­nya saksi se­jarah, tetapi juga pelaku sejarah dalam per­ja­lanan bangsa,” ujarnya.

Ia juga memaparkan sejumlah capaian pem­bangunan yang menun­jukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Tingkat kemiskinan ber­ha­sil ditekan menjadi 6,52 persen pada 2025. Selain itu, Indeks Pem­ba­ngunan Manusia (IPM) meningkat men­jadi 73,72, angka hara­pan hidup mencapai 73,68 tahun, serta rata-rata lama sekolah naik menjadi 9,06 tahun. Se­men­tara itu, indeks refor­masi birokrasi juga me­nga­lami lon­jakan signifi­kan hingga men­capai 79,48.

Baca Juga  Ngarai Sianok Diterjang Banjir Bandang, Rumah Terendam, Warung Hanyut, Warga Mengungsi

Meski demikian, Hendrajoni mengakui masih ada berbagai tantangan yang perlu diatasi. Di antaranya perlambatan per­tum­buhan ekonomi yang berada di angka 3,62 persen, ketim­pa­ngan pembangunan antar­wilayah, keterbatasan infra­struk­tur, hingga rendahnya nilai tambah sektor unggulan. Selain itu, kondisi geografis yang rawan bencana seperti banjir dan abrasi turut menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan telah me­nyiap­kan sejumlah program strategis pada 2026. Program itu meliputi pembangunan Pasar Painan dan Pasar Surantih, rehabilitasi jaringan irigasi, pengelolaan sampah, perbaikan tanggul sungai, hingga normalisasi sungai melalui Balai Wilayah Sungai (BWS). Langkah ini diharapkan mampu mening­katkan kualitas hidup masya­rakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga  Kapal Dagang Antarpulau Terbakar di Selat Sikakap, Para ABK Terjun ke Laut

Bupati juga menekankan pentingnya percepatan pem­bangunan infrastruktur dan ko­nek­tivitas antarwilayah, termasuk akses menuju Alahan Panjang. Selain itu, peningkatan daya saing daerah melalui inovasi serta hilirisasi sektor unggulan juga menjadi fokus utama. Ia mengingatkan aparatur sipil negara agar tidak hanya ber­peran sebagai pelaksana, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Momentum Hari Jadi ke-78 ini juga ditandai dengan kerja sama investasi ber­sama Riyadh Group Indonesia dalam pe­ngem­b­angan ka­wa­san Man­deh. Kerja sama tersebut diha­rap­kan membuka pe­luang investasi lebih luas, menciptakan la­pangan kerja baru, ser­ta men­dorong per­­tumbuhan eko­nomi di Pesisir Sela­tan.

Mengakhiri pi­datonya, Hendrajoni mengajak seluruh ele­­men ma­sya­rakat untuk mem­perkuat ke­bersa­maan dan si­ner­gi dalam mem­­bangun da­erah. “De­ngan ke­­ber­samaan, kita yakin Pesisir Se­l­a­tan akan mampu me­lom­pat men­­jadi da­erah yang lebih maju dan bermartabat,” tutupnya. (***)