METRO PADANG

Pensiun Bukan Berhenti, PPI Kota Padang Buktikan Pengabdian Tiada Akhir di Usia ke-3

×

Pensiun Bukan Berhenti, PPI Kota Padang Buktikan Pengabdian Tiada Akhir di Usia ke-3

Sebarkan artikel ini
PERINGATAN HUT KE-3— Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) Kota Padang memperingati HUT ke-3 dengan penuh khidmat di Palanta Wali Kota Padang, Rabu (1/4) lalu. Mengusung tema “Menjalin Silaturahmi Melalui Pengabdian Tiada Akhir”, momentum ini menjadi tonggak penguat solidaritas para purnabakti.

PADANG, METROPersatuan Pensiunan Indonesia (PPI) Kota Padang memperingati hari ulang tahunnya yang ke-3 dengan penuh khidmat di Palanta Wali Kota Padang, Rabu (1/4) lalu. Mengusung tema “Menjalin Silaturahmi Melalui Pengabdian Tiada Akhir”, momentum ini menjadi tonggak penguat solidaritas para purnabakti di Kota Bingkuang.

Ketua Panitia Pelaksana, Ismetyah, menyampaikan bahwa di usia yang ketiga ini, PPI terus mengharapkan dukungan dari berbagai pihak demi keberlangsungan organisasi. Salah satu langkah strategis yang akan diambil a­dalah memperkuat simpul silaturahmi hingga ke ting­kat akar rumput.

“Kami berencana mela­kukan kunjungan rutin ke 11 kecamatan di Kota Padang setiap bulannya. Selain itu, kami akan bersinergi de­ngan BKPSDM (Badan Ke­pe­gawaian dan Pe­ngemba­ngan SDM) Kota Padang untuk merangkul para pensiunan baru agar bergabung menjadi anggota PPI, baik di tingkat kota maupun kecamatan. Inilah tekad kami untuk memajukan organisasi,” ujar Ismetyah.

Baca Juga  Sharing Kembangkan Wisata Heritage, Pemko Padang Belajar Strategi Penataan Bangunan Tua di Kota Yogya

Senada dengan itu, Ke­tua PPI Kota Padang, H. Afrizal, mengungkapkan progres pembentukan kepe­ngurusan di tingkat wi­layah. Saat ini, lima PPI tingkat kecamatan telah resmi terbentuk, dan ditargetkan enam kecamatan sisanya akan tuntas pada tahun 2026.

Afrizal menekankan bahwa kehadiran PPI bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan mitra strategis pemerintah. “PPI berkomitmen menyukseskan program unggulan Pemerintah Kota Padang. Kami siap berkolaborasi karena pengabdian kepada negara tidak berhenti setelah pensiun. Untuk memperkuat internal, kami juga menetapkan pertemuan rutin seluruh pengurus sekali sebulan,” tegasnya.

Pembina PPI Kota Padang, Fauzi Bahar, turut memberikan wejangan me­nyentuh. Menurutnya, pertemuan rutin sangat pen­ting untuk menjaga kesehatan mental dan spiritual para lansia.

“Pertemuan ini adalah ajang melepas rindu (kangen-kangenan). Saya menyarankan agar diisi dengan pengajian bulanan di tiap kecamatan. Aktivitas sosial dan ibadah seperti ini terbukti mampu meningkatkan imun dan memperpanjang umur. Jika kita bersatu dan terhimpun dengan kuat, kita tidak akan menjadi lemah,” kata mantan Wali Kota Padang dua periode tersebut.

Baca Juga  Trotoar Rancak Khatib jadi Tempat Manggaleh

Apresiasi tinggi juga datang dari Pemerintah Kota Padang melalui Kepala Kesbangpol, Syahhendri Barkah. Ia menyebut usia tiga tahun merupakan momentum penting untuk membuktikan konsistensi dan semangat kebersamaan yang luar biasa.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami sangat mengapresiasi pengabdian bapak dan ibu. Meskipun sudah purnatugas, sema­ngat berkontribusi dalam kegiatan sosial, budaya, dan keagamaan tetap me­nyala. Kehadiran bapak dan ibu adalah teladan kebijaksanaan bagi masya­rakat,” tutur Syahhendri.

Ia berharap PPI terus menjadi wadah yang solid untuk menyalurkan pe­ngalaman dan pengeta­huan demi mendukung pem­bangunan daerah. “PPI adalah mitra strategis kami dalam memberikan masukan dan dukungan moral bagi kemajuan Kota Padang,” pungkasnya. (ped)