AGAM, METRO–Ketua TP PKK Kabupaten Agam, Ny Merry Benni Warlis, menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Auditorium Gubernuran Provinsi Sumatera Barat, Selasa (31/3).
Rakorda dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, dan dihadiri Ketua TP PKK provinsi, para Ketua TP PKK kabupaten/kota se-Sumbar, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Tahun ini, Rakorda mengusung tema “Transformasi Kemendukbangga Mendukung Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut menitikberatkan pada penguatan pembangunan keluarga sebagai fondasi utama dalam menciptakan generasi berkualitas di masa depan.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat, Mardalena Wari Yulia, dalam paparannya menyebutkan bahwa tingkat kemandirian, kebahagiaan, dan ketenteraman masyarakat di Sumbar menunjukkan capaian positif. Hal ini dinilai tidak terlepas dari pelaksanaan sejumlah program prioritas yang berjalan dengan baik.
“Kelima program prioritas ini akan terus kita lanjutkan dan optimalkan pada tahun 2026,” ujarnya.
Program tersebut meliputi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya (Sidaya), serta pemanfaatan teknologi melalui AI-SuperApps tentang keluarga. Ia juga menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk BAZNAS dan kontribusi program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Rakorda ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus merumuskan rencana kerja ke depan. Selain itu, forum ini juga diharapkan dapat memperkuat komitmen pemerintah daerah dan mitra dalam mengoptimalkan implementasi program Bangga Kencana.
Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan program tersebut. Ia menilai, pengelolaan kependudukan yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan dan ketahanan keluarga.
“Pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat sangat dipengaruhi oleh keberhasilan program pengendalian penduduk dan pemberdayaan keluarga. Jumlah penduduk yang besar harus diimbangi dengan kualitas hidup yang baik agar kesejahteraan dan keadilan dapat terwujud,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi dengan turun langsung ke masyarakat melalui pendekatan edukatif. Dengan demikian, literasi masyarakat meningkat dan berbagai persoalan keluarga, termasuk stunting, dapat ditekan.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Agam, Merry Benni Warlis, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pelaksanaan program Bangga Kencana di daerahnya. Ia menegaskan kesiapan TP PKK untuk bersinergi dengan berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas keluarga sebagai fondasi utama pembangunan. (pry)






