METRO PADANG

Kupas Tuntas Gizi Anak, Warga Koto Baru Nan XX Apresiasi Program DASHAT 

×

Kupas Tuntas Gizi Anak, Warga Koto Baru Nan XX Apresiasi Program DASHAT 

Sebarkan artikel ini
PENCEGAHAN STUNTING— Kampung KB Koto Baru Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, menggelar kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT), di ruang Sekretariat setempat, Selasa (31/3).

LUBEG, METRO—Komitmen Pemerintah Kota Padang dalam menekan angka stunting terus diperkuat melalui aksi nyata di tingkat kelurahan. Kampung KB Koto Baru Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, menggelar kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT), di ruang Sekretariat setempat, Selasa (31/3).

Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Lubuk Begalung, Rahman, menjelaskan bahwa kegiatan ini mengundang 15 keluarga yang memiliki bayi, balita, dan baduta.

“Tujuan utamanya adalah membekali ibu-ibu agar mampu mengoptimalkan pangan lokal yang bergizi. Kita ingin mencegah kondisi stunting, yaitu gangguan pertumbuhan pada anak, melalui pola makan yang tepat,” ujar Rahman.

Sementara, Ahli Gizi dari Dinas Kesehatan Kota Padang, Silvi, saat menjadi narasumber di kegiatan itu memaparkan materi secara interaktif. Silvi menekankan bahwa DASHAT adalah bentuk pemberdayaan masyarakat untuk memenuhi gizi seimbang.

Baca Juga  Dukungan Andre ke Senayan kian Meluas. Ketua LKAAM Sijunjung Beri Apresiasi

Beberapa poin penting yang disampaikan meliputi prinsip higienitas, wajib mencuci tangan sebelum mengolah makanan dan memisahkan wadah bahan mentah dengan makanan matang.

Terkait aturan makan (feeding rules), Silvi menekankan bahwa jadwal makan harus teratur dengan durasi makan maksimal 30 menit, termasuk menjaga mood anak agar tidak malas makan.

Selain itu juga disampaikan stimulasi mengu­nyah. Menurut Silvi, setiap anak perlu dilatih tekstur makanannya secara bertahap.

Di depan para ibu, Silvi menyampaikan tips unik melatih rahang bayi tanpa risiko tersedak. Salah satunya dengan cara memberikan media seperti tulang paha ayam atau biji mangga yang bersih untuk digigit-gigit.

“Jika kemampuan me­ngunyah terlatih, porsi makan anak akan bertambah de­ngan sendirinya,” jelas Silvi.

Kegiatan DASHAT ini mendapat respon positif dari warga setempat. Salah satu peserta dari Beringin Sakti, Vinesha Rahma Putri, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemko Padang yang telah melaksanakan kegiatan tersebut.

Baca Juga  Terbesar di Sumbar, Koperasi Bank Nagari Catat Aset Rp191,9 Miliar

“Melalui DASHAT, kami jadi lebih paham tentang fungsi Kampung KB atau Kampung Keluarga Ber­kualitas. Edukasi ini sangat bermanfaat bagi kami para ibu,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Sofia Marye. Ia ber­terima kasih kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang atas terselenggaranya ke­giatan ini.

“Dengan ilmu ini, semoga kesehatan anak-anak kami terjaga dengan lebih baik ke depannya,” pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Lurah Koto Baru, Afrizal Rahman beserta Sekretaris Lurah. Perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengenda­lian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang, serta Ketua Kampung KB. (oza)