METRO SUMBARPAYAKUMBUH/50 KOTA

Objek Wisata Pemandian Alami Lembah Mangkisi Kembali Dibuka

×

Objek Wisata Pemandian Alami Lembah Mangkisi Kembali Dibuka

Sebarkan artikel ini
NIKMATI—Terlihat pengunjung saat menikmati objek wisata pemandian alami Mangkisi.

LIMAPULUH KOTA, METRO –Sehari pasca Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026, sejumlah objek wisata di Kabupaten Limapuluh Kota mulai ramai di­kunjungi wisatawan. Tidak hanya wisatawan lokal dari berbagai daerah di Sumatera Barat, lonjakan pengunjung juga berasal dari para pemudik yang pulang kampung dari berbagai provinsi.

Salah satu destinasi yang kembali dibuka dan menjadi favorit adalah pemandian alami Mangkisi. Sejak hari pertama setelah Lebaran, jumlah pengunjung terus mengalami peningkatan.

Wisatawan yang sebelumnya memanfaatkan waktu untuk bersilaturahmi dengan keluarga, kini mulai berbondong-bondong mengunjungi ber­bagai objek wisata. Wisata air atau pemandian menjadi pilihan utama, terutama bagi keluarga yang membawa anak-anak untuk berenang dan bermain.

Selain menawarkan suasana yang asri, objek wisata pemandian di wi­layah Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota juga dikenal memiliki biaya yang relatif murah dan terjangkau. Hal ini menjadikannya sebagai alternatif tempat rekreasi sekaligus bersantai bersama keluarga.

Baca Juga  Pedagang Pasar Payakumbuh Bantu Korban Kebakaran Taeh

Walinagari Balai Panjang, Idris, menyebutkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan diperkirakan akan terus meningkat hingga berakhirnya masa libur Lebaran.

“ Iya, Alhamdulillah kita (Pemandian Alami Lembah Mangkisi) kem­bali kita buka setelah tutup selama Ramadhan, hari ini hari pertama kita buka, pengunjung mulai ramai,” ucap Idris, baru-baru ini.

Lebih rinci Idris menjelaskan, wisatawan yang datang umumnya adalah perantau yang pulang kampung ke Sumatera Barat untuk berlebaran.

“ Masih, masih didominasi oleh pemudik/perantau yang pulang kampung. Kita prediksi dalam beberapa hari kedepanya kian ramai jelang berakhirnya masa liburan Idul Fitri,”tambahnya.

Siagakan Petugas Jaga dan Anggota SAR

Ketua Persatuan Walinagari Kabupaten Li­ma­puluh Kota (PERWANALIKO) itu juga menambahkan, untuk mengantisipasi berbagai potensi kejadian yang tidak diinginkan, khususnya kecelakaan air seperti tenggelam, pihak nagari bersama tim SAR telah menyiagakan petugas serta peralatan pertolongan di lokasi wisata.

Baca Juga  Wakil Bupati Tanah Datar Richi: Muharam Momen Lebih Baik

“Kita kerjasama de­ngan SAR serta maksimalkan pengawasan terha­dap pengunjung yang man­di-mandi, kita juga ingat­kan orangtua juga maksimal mengawasi a­nak-anak mereka, terutama yang tidak bisa be­renang.”tutupnya.

Sementara, Danpos SAR Kabupaten Limapuluh Kota, Roni Nur, menjelaskan bahwa petugas tidak hanya berjaga di pemandian buatan, tetapi juga disiagakan di sejumlah pemandian alami yang tersebar di wilayah tersebut.

“Selain berjaga dan berpatroli diberbagai objek wisata di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh, khususnya objek wisata Pemandian Alami, kita juga berpatroli di pemandian buatan untuk antisipasi berbagai hal yang tidak di­i­ngin­kan,”ucapnya.

Roni juga mengimbau para orang tua agar me­ningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama bagi yang belum bisa berenang, dengan selalu mendampingi saat berada di area pemandian. “Selain itu, kesadaran masyarakat untuk menciptakan suasana wisata yang aman dan ramah bagi pengunjung juga terus diingatkan demi kenyamanan bersama selama masa libur Le­ba­ran,”tutupnya. (uus)