JAKARTA, METRO–Hasil positif yang diraih di Brasil menjadi suntikan kepercayaan diri bagi dua pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Aji, jelang seri berikutnya di Grand Prix Amerika Serikat yang akan berlangsung di Circuit of the Americas (COTA), akhir pekan ini.
Veda tampil impresif setelah berhasil meraih podium ketiga pada Grand Prix Brasil yang digelar di Autodromo Internacional Ayrton Senna, Minggu (22/3). Pencapaian tersebut membuat pembalap berusia 17 tahun itu mencatat sejarah sebagai rider Indonesia pertama yang mampu finis di podium grand prix hanya dalam dua balapan di kelas Moto3.
Hasil gemilang itu menjadi modal berharga bagi Veda untuk menghadapi balapan di Amerika Serikat. Ia mengaku semakin percaya diri untuk bersaing di barisan depan.
“Saya tidak menyangka bisa naik podium secepat ini, tapi sekarang saya tahu bisa bertarung di grup depan,” ujar Veda seperti dikutip dari laman Honda Team Asia.
Meski akan menghadapi trek baru di COTA, Veda optimistis dapat beradaptasi dengan cepat. Ia berkaca pada pengalaman di Brasil, di mana dirinya mampu tampil kompetitif meski belum pernah membalap di sirkuit tersebut.
“Saat track walk saya langsung suka dengan layout sirkuit ini (Goiania), dan saya merasa percaya diri sejak awal,” tuturnya.
Selain itu, Veda juga tidak asing dengan sejumlah pesaing utama di Moto3, seperti Maximo Quiles dan Marco Morelli. Ketiganya pernah berkompetisi bersama dalam ajang Red Bull Rookies Cup 2024, yang membuat persaingan di lintasan menjadi lebih kompetitif.
Sementara itu, di kelas Moto2, Mario Aji mulai menunjukkan perkembangan positif setelah meraih poin perdananya musim ini dengan finis di posisi ke-13 di Brasil. Ia sempat bersaing di grup 10 besar sebelum mengalami penurunan performa akibat grip ban yang menurun di lap-lap akhir.
Meski belum sepenuhnya puas, Mario menilai hasil tersebut sebagai langkah awal untuk tampil lebih baik di seri berikutnya.
“P13 bukan hasil yang buruk, dan saya ingin memanfaatkannya untuk membangun kepercayaan diri. Sekarang kami fokus untuk berkembang dan kembali lebih kuat pekan depan,” kata Mario.
Pembalap asal Magetan itu juga memiliki catatan cukup baik di COTA. Pada musim lalu, ia berhasil finis di posisi kesembilan, yang menjadi salah satu hasil terbaiknya sejak tampil di kelas Moto2.
Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menilai performa Mario di Brasil cukup menjanjikan meski belum maksimal.
“Dia cepat sepanjang akhir pekan (di Goiania), jadi kami mengharapkan lebih saat balapan utama. Posisi 13 tentu belum sepenuhnya memuaskan, tetapi kami tetap membawa pulang poin, belajar dari balapan ini, dan fokus ke balapan berikutnya di Amerika Serikat,” ujarnya.
Di klasemen sementara Moto3 musim 2026, Veda Ega Pratama kini menempati posisi ketiga dengan 27 poin, di bawah Maximo Quiles (45 poin) dan Marco Morelli (28 poin). Persaingan dipastikan semakin ketat seiring berlanjutnya musim.
Dengan performa yang terus meningkat, harapan besar kini tertuju pada kedua pembalap Indonesia tersebut untuk kembali mencetak hasil positif di COTA akhir pekan ini. (*/rom)






