METRO SUMBAR

Hujan Tak Surutkan Antusias Umat Shalat Idulfitri, Ribuan Jamaah Padati Lapangan Cindua Mato 

×

Hujan Tak Surutkan Antusias Umat Shalat Idulfitri, Ribuan Jamaah Padati Lapangan Cindua Mato 

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN—Bupati Tanahdatar Eka Putra saat memberikan sambutan saat kegiatan shalat Idul Fitri di Lapangan Cindua Mato, meski hujan sempat mengguyur wilayah Tanah Datar.

TANAHDATAR, METRO— Meski hujan menggu­yur Kota Batusangkar, ri­buan jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, tetap memadati Lapangan Cindua Mato untuk melaksanakan Shalat Idulfitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3). Shalat Idulfitri yang berlangsung khidmat dan pe­nuh kekhusyukan tersebut dimulai pukul 07.45 WIB dan dipimpin oleh Imam H. Dodi Hendra. Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar H. Amril ber­tindak sebagai khatib. Turut hadir dalam pelaksanaan shalat tersebut Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Arfiansyah Noor, Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE., MM., Anggota DPRD Pro­vinsi Sumatera Barat Zuldafri Darma, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, unsur Forkopimda, serta ribuan jamaah lainnya.

Dalam khutbahnya, kha­tib mengajak seluruh jamaah untuk menjadi pribadi yang muttaqin setelah men­jalani ibadah Rama­dan. Ia menegaskan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan kemenangan, tetapi juga momentum untuk kembali kepada kesucian hati, memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, serta selalu istiqamah dalam berbuat kebaikan.

Baca Juga  Bantu Kepulangan Pengunjuk Rasa Asal Air Bangis, Pemprov Sumbar Sediakan 20 Unit Kendaraan

“Idulfitri mengajarkan kita untuk menjadi pribadi yang lebih lembut, tenang, dan penuh kasih sayang terhadap sesama. Makna kemenangan yang mendalam dalam perayaan Idulfitri adalah bagaimana kita mampu menghilangkan ego dan saling memaafkan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra da­lam sambutannya menyampaikan bahwa tahun ini terdapat perbedaan penetapan 1 Syawal. Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Ma­ret 2026, sementara Pimpinan Pusat Muhammadiyah me­ne­tapkannya pada Jumat, 20 Maret 2026.

Terkait hal tersebut, Bupati Eka Putra mengimbau seluruh masyarakat Tanah Datar untuk saling menghargai perbedaan yang ada. “Walaupun terdapat perbedaan, pemerintah daerah tetap memfasilitasi keduanya. Untuk itu, mari kita saling menghargai dan menjadikan perbedaan ini sebagai momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah di antara kita,” ujar Bupati.

Pada momentum Idulfitri ini, Bupati mengajak seluruh umat Islam untuk membersihkan hati, meningkatkan silaturahmi, serta menghilangkan rasa benci dalam diri. “Ketika bulan Syawal datang, mari kita bersihkan hati, hilangkan rasa benci, dan per­kuat silaturahmi. Semoga dengan menjaga hablumminallah dan hablumminannas, kita memperoleh keselamatan di dunia dan akhirat,” katanya.

Baca Juga  Waaster Kasad Mabes TNI Kunjungi Dharmasraya

Di akhir sambutannya, Bupati Eka Putra atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar juga mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Tanah Datar. “Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT menerima seluruh ibadah kita dan mengampuni segala dosa serta kesalahan kita semua,” pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra. Ia menilai perbedaan penetapan hari raya tidak perlu diperdebatkan. “Walaupun terjadi perbedaan, hal ini tidak perlu dipersoalkan. Yang terpenting kita semua tetap dapat merayakan Idulfitri dengan penuh kebersamaan,” ujar Anton. Ia juga berharap momentum Idul­fitri dapat semakin mem­­pererat kebersamaan dan kekompakan ma­sya­rakat, terutama setelah berbagai bencana yang me­landa da­erah tersebut, sehingga pro­ses pemulihan dapat berjal­an lebih cepat. (ant)