PEMERINTAH Kota (Pemko) Padangpanjang terus memperkuat posisinya sebagai kota yang tertib, nyaman, dan ramah bagi masyarakat maupun pengunjung. Salah satu langkah nyata terlihat dari kepemimpinan Wali Kota Hendri Arnis yang kembali memimpin langsung penertiban dan penataan pedagang musiman serta parkir liar di kawasan Pasar Pusat.
Pada peninjauan yang dilakukan dua malam berturut-turut, Minggu (8/3) dan Senin (9/3), Wako Hendri menekankan pentingnya menata kawasan Pasar Pusat sebagai pusat ekonomi masyarakat. Menurutnya, pasar harus menjadi ruang publik yang bersih, teratur, dan nyaman.
“Pasar adalah jantung aktivitas ekonomi. Untuk itu kawasan ini tidak boleh semrawut, apalagi sampai menggunakan badan jalan untuk berjualan,” ujarnya ketika meninjau kondisi pasar.
Penertiban ini dilakukan setelah masih ditemukan pedagang musiman non kuliner yang berjualan di pinggir jalan, serta kendaraan yang parkir sembarangan hingga menghambat arus masuk ke dalam kawasan pasar.
Sebelumnya Pemerintah Kota telah mengimbau agar pedagang musiman tidak menggunakan badan jalan untuk berjualan. Pemko juga telah menyediakan kios-kios di Gedung Pasar Pusat yang dapat ditempati para pedagang secara tertib.
Kios tersebut disiapkan melalui mekanisme pendaftaran dan pengundian lokasi agar proses penempatan berlangsung adil dan transparan bagi seluruh pedagang. “Kita sudah menyiapkan tempat yang layak dan teratur. Harapannya, semua pedagang mengikuti aturan supaya pasar tetap rapi,” tegas Hendri.
Menurutnya, penataan ini sangat penting menjelang meningkatnya aktivitas jual beli di malam hari, terlebih memasuki masa persiapan menyambut Lebaran.
Ia menyebut pemerintah tidak pernah melarang masyarakat untuk berdagang. Namun tata kelola yang baik diperlukan agar aktivitas ekonomi tidak menimbulkan kemacetan maupun gangguan bagi masyarakat.
“Kami tetap mendukung pedagang, termasuk pedagang musiman. Tapi penataan harus dilakukan sehingga kawasan pasar nyaman bagi siapa pun yang datang,” tambahnya.
Wako Hendri menegaskan bahwa penataan pasar merupakan bagian dari upaya besar pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya sektor perdagangan.
Ia ingin memastikan masyarakat mendapatkan pengalaman berbelanja yang baik, aman, dan lancar tanpa hambatan.
Selain pedagang, penertiban juga menyasar parkir liar yang kerap memakan badan jalan dan menyebabkan kemacetan di sekitar pintu masuk pasar.
Menurut Hendri, penataan parkir merupakan langkah penting dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas yang menjadi salah satu perhatian utama pemerintah kota. “Kita ingin pasar ini menjadi tempat yang tertib, bukan hanya bagi pedagang tetapi juga pengunjung,” katanya.
Aksi penataan yang dipimpinnya langsung dinilai sebagai bentuk kepemimpinan lapangan, di mana seorang kepala daerah hadir melihat persoalan nyata yang terjadi di tengah masyarakat.
Peninjauan malam hari juga menunjukkan keseriusan pemerintah kota dalam memastikan seluruh aturan berjalan efektif, tidak hanya pada jam kerja formal.
Hendri menilai bahwa masalah-masalah klasik seperti pedagang pinggir jalan dan parkir liar harus diatasi secara tegas namun tetap humanis.
Karena itu, ia mengajak seluruh pedagang untuk bersinergi menjaga ketertiban dan kenyamanan kawasan pasar.”Kami ingin perubahan ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa ketertiban pasar bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga seluruh pelaku usaha dan pengunjung.
Dengan tertibnya kawasan Pasar Pusat, kota akan semakin menarik bagi pendatang maupun investor, sehingga perputaran ekonomi akan semakin meningkat.
Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Wakil Wali Kota Allex Saputra, Pj Sekda Wita Desi Susanti, para asisten, serta kepala OPD terkait. Kehadiran jajaran penting ini menegaskan bahwa penataan pasar merupakan agenda prioritas bersama.
Pemerintah berharap langkah yang dilakukan dapat memberikan efek jangka panjang bagi pembangunan kota.
Dengan komitmen kuat, Wako Hendri bertekad menjadikan Pasar Pusat sebagai ikon perdagangan yang nyaman, modern, dan tertib di Kota Padangpanjang.
Penataan yang dilakukan saat ini diyakini menjadi pondasi bagi peningkatan kualitas kehidupan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi kota.
Upaya yang berkelanjutan ini mencerminkan gaya kepemimpinan Wako Hendri yang tegas, responsif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Dengan langkah konkret dan keberanian turun langsung ke lapangan, Pemerintah Kota Padang Panjang menunjukkan komitmen nyata mewujudkan kota yang lebih baik bagi semua. (rmd)






