METRO SUMBAR

Kerukunan Hidup Beragama Harus Terus Terjaga di Padang Panjang

×

Kerukunan Hidup Beragama Harus Terus Terjaga di Padang Panjang

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota, Allex Saputra

PDG. PANJANG, METRO–Kerukunan hidup beragama menjadi fondasi penting yang harus terus dijaga di Kota Padang Panjang. Pemerintah Kota me­negaskan komitmennya untuk memperkuat nilai toleransi dan keber­sama­an di tengah ma­syarakat yang majemuk. Wali Kota Hendri Arnis melalui Wakil Wali Kota Allex Saputra menyampaikan, penting­nya menjaga dan memperkuat kerukunan antarumat beragama di tengah dinamika zaman yang semakin kompleks. “Padang Panjang dikenal dengan ke­rukunan dan keterbukaannya sejak dulu. Ge­nerasi muda perlu terus diedukasi agar tidak mu­dah terpecah oleh isu-isu yang bisa mengganggu persatuan,” ujarnya saat membuka Rapat Kerja Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Aula BPBD Kesbangpol, Jumat (7/11).

Ia mengingatkan tantangan ke depan yang semakin besar, terutama dalam menghadapi era bonus demografi menuju 2030–2045. “Anak-anak mu­da harus disiapkan menjadi generasi yang toleran, menghargai perbedaan, dan peka terhadap nilai-nilai kebangsaan. FKUB punya peran strategis da­lam menjaga keseimba­ngan sosial dan spiritual di tengah masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga  Rangkaian 8 Tahun Semen Indonesia Grup, SIG Serahkan Santunan Tali Asih

Kepala Kantor Kemenag Kota Padang Panjang, Muklis M menyampaikan, apresiasi kepada Pemerintah Kota atas dukungannya terhadap FKUB. “Kita patut bersyukur, selama ini Padang Panjang tetap rukun, damai, dan harmonis. Kepengurusan baru FKUB diharapkan bisa terus menjaga semangat itu,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kesbangpol, Nofi­yanti mengutarakan, FKUB memiliki dasar hukum kuat melalui Peraturan Bersama Menteri Agama dan Men­teri Dalam Negeri Tahun 2006. “FKUB selain wadah formal, juga forum dialog yang menjembatani anta­rumat beragama untuk memperkuat kerukunan dan mempererat hubungan sosial di daerah,” ujar­nya.

Baca Juga  Progres Pembangunan Plaza Timbulun Pessel, DAK Fisik 78,32% dan Non Fisik 100 %

Ketua FKUB, Buya Alizar menegaskan pengurus baru siap menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. “Kami berkomitmen melanjutkan kerja sama yang baik an­tara pemerintah, tokoh a­gama, dan masyarakat. FKUB akan terus aktif menjaga persaudaraan dan kerukunan umat beragama,” katanya. Ia juga menekankan pentingnya men­jadikan Padang Panjang sebagai kota yang religius, toleran, dan damai. “Kerukunan bukan sekadar slogan, tapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata di lingkungan tempat kita tinggal,” ujar A­lizar. Rapat kerja ini diikuti sekitar 50 peserta yang berasal dari unsur instansi, pengurus FKUB, dan tokoh masya­rakat. (rmd)