PADANG, METRO–Sekolah Menengah Kejuruan – Sekolah Menengah Analis Kimia (SMK–SMAK) kembali melahirkan lulusan kompeten yang siap bersaing di Dunia Usaha/Dunia Industri (DUDI) pada era 4.0. Sebanyak 247 lulusan sekolah vokasi Kementerian Perindustrian tersebut mengikuti prosesi pelantikan angkatan ke-57, Rabu (8/10).
Pelantikan tersebut langsung dihadiri Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir. Dalam sambutannya, Wawako Maigus Nasir menyampaikan apresiasinya terhadap pendidikan karakter yang telah lama menjadi ciri khas di SMK–SMAK Padang. Ia menilai sekolah ini berhasil menggabungkan pendidikan akademik, keterampilan, dan pembentukan karakter secara seimbang.
“Apa kebanggaan saya dengan SMAK Padang? Pendidikan karakternya. Anak-anak di sini luar biasa, bahkan bacaan Al-Qur’annya sudah setara dengan Qari dan Qari’ah. Kedisiplinan dan nilai religius di SMAK Padang ini luar biasa,” ujar wawako.
Ia menekankan bahwa kesuksesan di era modern tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual (IQ). Justru, kecerdasan emosional dan karakter yang baik menjadi faktor penentu yang lebih dominan.
“Orang sukses bukan hanya karena IQ-nya tinggi, tetapi karena memiliki emosi dan karakter yang baik. Sejarah mencatat banyak tokoh asal Minangkabau yang berperan penting dalam kemerdekaan Indonesia karena mereka unggul dalam kecerdasan emosional dan diplomasi,” jelasnya.
Pada pelantikan angkatan ke-57 ini, sebanyak 247 siswa dinyatakan lulus. Sebagian di antaranya telah diterima bekerja di berbagai industri, sementara yang lain melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.
“Kami mendoakan agar para lulusan menjadi generasi berakhlak mulia, mandiri, dan membanggakan bangsa. Pemko Padang juga siap mendukung siswa berprestasi melalui Program Kartu Padang Juara, yang memberikan beasiswa untuk melanjutkan kuliah,” pungkas Maigus.
Kepala SMK SMAK Padang, Nasir mengatakan, dari 247 lulusan yang dilantik, hampir 80 persen sudah terserap dunia kerja. Sisanya masih dalam proses rekrutmen dan sebagian melanjutkan ke perguruan tinggi.
Lulusan angkatan ke-57 SMAK Padang yang menggelari diri “ARSENTA NAWASENA” itu lebih dari 79 persen sudah terserap di dunia kerja. Bukan saja bekerja pada perusahaan nasional akan tetapi sebagiannya direkrut perusahaan multinasional yang beroperasi di luar negeri. (ren)






