AGAM, METRO–Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M Djamil Djambek Agam-Bukittinggi dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk kehidupan beragama yang kuat di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Agam.
Sebagai institusi pendidikan keagamaan, UIN ini terus berkomitmen mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak mulia.
Hal tersebut disampaikan Bupati Agam, Benni Warlis, saat menghadiri acara Halal bi Halal keluarga besar UIN Sjech M Djamil Djambek, Jumat (11/4).
“Peran UIN sejalan dengan program Bangkik dari Surau yang telah kita canangkan sejak awal Ramadan 1446 H lalu,” ungkap Bupati.
Program “Bangkik dari Surau” sendiri bertujuan menghidupkan kembali peran surau sebagai pusat pendidikan karakter dan pembinaan keagamaan masyarakat, terutama di tengah tantangan kehidupan modern dan era digital yang begitu kompleks.
Bupati Benni menilai bahwa UIN Sjech M Djamil Djambek adalah lembaga yang sangat memahami nilai-nilai keislaman secara mendalam, dan karenanya diharapkan dapat menjadi pelopor suksesnya gerakan ini.
“Dukungan UIN sangat dibutuhkan dalam mengisi kekosongan hati dan jiwa generasi muda. Ini penting, agar mereka tidak hanya pintar secara teknologi, tetapi juga kuat dalam keimanan,” ujar Benni.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan dalam membentuk masyarakat yang religius, beretika, dan berdaya saing tinggi.
Ia berharap melalui potensi intelektual, spiritual, dan sosial yang dimiliki UIN, kampus ini bisa menjadi motor utama revitalisasi fungsi surau di tengah masyarakat Agam.
“Program ini tidak hanya soal keagamaan, tapi juga upaya membangun semangat kebersamaan dan karakter mulia di tengah masyarakat. UIN kami yakini dapat menjadi ujung tombak gerakan ini,” pungkasnya. (pry)






