METRO SUMBAR

Musrenbang Kecamatan SBJ Digelar, Wabup Yulian Efi Tekankan Sinkronisasi dengan Visi Misi Daerah dan Pusat

×

Musrenbang Kecamatan SBJ Digelar, Wabup Yulian Efi Tekankan Sinkronisasi dengan Visi Misi Daerah dan Pusat

Sebarkan artikel ini
PEMBUKAAN MUSRENBANG— Wakil Bupati Solok Selatan, H. Yulian Efi, membuka kegiatan musrenbang kecamatan.

PADANG ARO, METRO–Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Mus­renbang) Kecamatan Sangir Balai Janggo digelar pada Kamis (13/2).

Acara ini dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Solok Selatan, H. Yulian Efi, yang dalam pidatonya menegaskan pentingnya sinkronisasi poin-poin Musrenbang dengan visi misi pemerintah daerah serta penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang selaras dengan kebijakan nasional.

Menurut Wabup Yulian Efi, pada periode kedua kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, pemba­ngunan di daerah harus semakin terarah dan terintegrasi. Tantangan pembangunan tahun 2025-2026 dinilai cukup berat, mengingat pemerintah pusat telah menerapkan sistem perencanaan yang bersifat imperatif.

Baca Juga  Empat Progul Dibidang Pertanian, Gerakan Petani Milenial dan Andalan Disosialisasikan di Tanah Datar

Dengan demikian, perencanaan di tingkat daerah harus sejalan dengan kebijakan nasional sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2024 tentang RPJPD Kabupaten Solok Selatan Tahun 2025-2045, Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025, serta Keputusan Menteri Keuangan Nomor 29 Tahun 2025, yang memiliki dampak signifikan terhadap APBD Tahun 2025.

“Efisiensi mempersempit ruang gerak pemba­ngunan. Kami berharap semua perangkat daerah dapat berinovasi dalam mendapatkan anggaran yang bisa dimanfaatkan untuk pembangunan,” ujar Wabup Yulian Efi.

Baca Juga  Bulog Sebut Stok Besar Cukup Sampai Ramadhan dan Idul Fitri

Ia juga menekankan pentingnya perumusan program prioritas yang berdampak besar bagi masya­rakat Sangir Balai Janggo.

Sementara itu, Ketua DPRD Solok Selatan, Matius, menegaskan komitmennya dalam menampung aspirasi masyarakat.

“Kami akan berupaya agar usulan dan kebutuhan masyarakat Sangir Balai Janggo dapat diakomodasi dalam kebijakan pembangunan daerah,” katanya.

Musrenbang ini menjadi momentum strategis bagi pemerintah kecamatan dan seluruh pemangku kepentingan untuk menyusun rencana pembangunan yang lebih efektif, sesuai dengan kebutuhan masya­rakat, serta selaras dengan kebijakan pemerintah daerah dan pusat. (ped/rel)