A.YANI, METRO–Permasalahan traffic light di sepanjang jalan Bypass Kota Padang tengah menjadi sasaran empuk amukan warga kota akhir-akhir ini. Bahkan, keluhan atas traffic light yang sering mati itu sudah menjadi pembicaraan dan kemarahan netizen di media sosial. Hal ini pun menjadi perhatian serius Wali Kota Padang Hendri Septa.
Wako Hendri Septa secara khusus memanggil Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah 1 Sumatera Barat, M. Majid, untuk melakukan audiensi di rumah dinas Wali Kota Padang, Kamis (21/3).
Dijelaskan Hendri Septa, bahwa jalan Bypass merupakan jalan nasional yang pengelolaannya di bawah instansi pemerintah pusat. Termasuk, kelengkapan fasilitas jalan lainnya berupa marka jalan dan traffic light.
“Permasalahan traffic light ini sudah memicu kemarahan publik. Jadi tidak bisa dianggap sepele. Kami minta BPTD Wilayah 1, agar sesegeranya memperbaiki, karena itu merupakan kewenangan mereka,” beber Hendri Septa.
Selain itu, Hendri Septa juga meminta kepada kepala BPTD Wilayah 1 itu untuk secepatnya memperbaiki serta mengawal perbaikan traffic light tersebut.
“Semoga Pak Majid mengawal proses perbaikan traffic light ini. Karena memang semakin hari semakin membahayakan warga Kota Padang yang berlalu lintas di jalan bypass. Kami mohon juga kesabaran warga untuk menunggu proses tendernya di pusat hingga perbaikannya selesai,” tutup Wali Kota Padang didampingi Kadishub Kota Padang Ances Kurniawan.
Sementara itu, M. Majid menjelaskan bahwa perbaikan traffic light sepanjang Bypass sudah dalam proses tender melalui anggaran APBN Kemenhub di BPTD Wilayah 1.
“Pertama kami minta maaf atas tidak kenyamanan warga Kota Padang. Tapi, perlu kami jelaskan bahwa proses perbaikan traffic light ini sudah berjalan. Memang prosesnya agak lama karena mekanisme tender. Insya Allah setelah lebaran perbaikan traffic light sepanjang bypass selesai,” jelas M. Majid didampingi jajaran BPTD Wilayah 1 Sumbar. (brm)






