METRO SUMBAR

Malam HUT Pasbar Ke-20, Wabup Risnawanto Apresiasi Penampilan Kesenian Kuda Kepang

×

Malam HUT Pasbar Ke-20, Wabup Risnawanto Apresiasi Penampilan Kesenian Kuda Kepang

Sebarkan artikel ini
ATRAKSI KUDA KEPANG— Sebelum tampil para pemain kuda kepang Tri Tunggal dari Jorong Mulyorejo, Nagari Desa Baru Ranah Batahan, sungkem kepada Wabup Pasbar Risnawanto, di halaman kantor Bupati Pasbar, Kamis (4/1) malam.

PASBAR, METRO–Wakil Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Risnawanto memberikan apresiasi kepada kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Pasaman Barat yang beragam namun bersatu. Kamis (4/1) malam, penampilan Kuda Kepang Tri Tunggal dari Jorong Mulyorejo, Nagari Desa Baru Ranah Batahan di tonton ribuan ma­syarakat Pasbar di Halaman Kantor Bupati setempat.

Selain Wakil Bupati Risnawanto yang hadir me­nyaksikan langsung di de­pan pentas Kepala Dinas Kominfo Imter Pedri, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Muharram, Camat Pasaman Andre Afandi dan stakeholder terkait lainnya.

Wabup Risnawanto me­ngatakan, Kabupaten Pasaman Barat terdiri dari tiga etnis dan mencerminkan jati dirinya melalui kesenian dan kebudayaan. Seperti Tari Kuda Kepang dari etnis Jawa, Gordang sambilan dari etnis Mandailing dan Ronggiang dari etnis Minangkabau.

Baca Juga  Lantik Dua Pejabat Tinggi Pratama, Sutan Riska: Buktikan Inovasi dan Kerja Nyata

“Kabupaten Pasaman Barat merupakan Indonesia mini yang memiliki ragam budaya, ada Ronggiang, Gordang Sembilan yang sudah ditampilkan pada malam sebelumnya. Malam hari ini penampilkan kesenian kuda kepang sehingga lengkap sudah penampilan kesenian untuk masyarakat Kabupaten Pasaman Barat. Dan di momen HUT Kabupaten Pasaman Barat inilah bisa ditampilkan di Halaman Kantor Bupati dan dinikmati oleh masyarakat yang menonton. Ketiganya mencerminkan jati diri melalui kesenian dan tetap mencintai satu sama lain,” kata­nya.

Baca Juga  HUT TNI ke-75 secara Virtual di Lantamal II, Dafit Santoso : Perkokoh Sinergi Antar Komponen Bangsa

Lanjut ia mengatakan bahwa itu adalah bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap kesenian yang ada di Pasbar, untuk menjaga kebudayaan agar t­e­tap utuh dan menjadi satu kesatuan yang tidak ter­pisahkan menjadi Bumi Me­kar Tuah Basamo Kabupaten Pasaman Barat.

“Saya berharap kita selalu menjaga itu semua sehingga Kabupaten Pasaman Barat di usia 20 tahun ini semakin maju dan ber­kembang dan tetap menjaga kekompakan,” ujar Risnawanto.

Di akhir acara Wabup Risnawanto juga turut meng­hibur masyarakat dengan mempersembahkan 2 lagu Jawa yang di­sambut meriah oleh pe­nonton dan sukses menghibur masyarakat yang hadir pada malam itu. (end)