PARIAMAN, METRO–Untuk mendukung program ketahanan pangan tingkat desa, Pemerintah Desa Kampung Baru Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman meresmikan kolam ikan nila bioflok. Kolam ikan bioflok yang mengÂgunakan dana desa tahun 2023, diresmikan oleh Pj.Walikota Pariaman yang diwakili Camat Pariaman Tengah Kota Pariaman, Febriady Hariko di Lapangan BLK Desa Kp. Baru Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman, kemarin.
Febriady mengapresiasi Pemerintahan Desa Kampung Baru yang telah memanÂfaatkan alokasi penggunaan dana desa dalam rangka mensukseskan program ketahanan pangan dan berharap dapat berkelanjutan.
“Kegiatan budidaya ikan nila dengan sistem bioflok termasuk budidaya yang ramah lingkungan dan juga dapat memanÂfaatkan lahan terbatas serta penggunaan sumber daya air yang efisien. Hal ini dihaÂrapkan mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat dan akan menjadi contoh bagi desa dan kelurahan lainnya, “ ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kampung Baru Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman Rasyid mengatakan bahwa keÂgiatan ini merupakan kedua kalinya dilakukan Pemerintah Desa Kampung Baru. Tahun sebelumnya, Desa Kampung Baru juga melaksanakan program ketahanan pangan berupa pembuatan hidroponik dan 14 Kolam ikan terpal sistem manual.
“Tahun 2023, dengan anggaran lebih kurang Rp 200 jt kita membangun kolam ikan bioflok sebanyak 5 kolam sekaligus dengan bibit ikan nila. Namun alat yang kita gunakan saat ini, mampu mengoperasikan sampai 10 kolam ikan. Tahun depan apabila ada angÂgarannya, kolam ikan akan kita tambah sehingga lebih banyak akan lebik baik, “ ungkapnya.
Bioflok adalah salah satu teknologi budiÂdaya ikan , yakni suatu teknik budidaya melalui rekayasa lingkungan yang meÂnganÂdalkan pasokan oksigen dan pemanÂfaatan mikroorganisme yang secara langsung dapat meningkatkan nilai kecerÂnaan pakan.
“Semoga saja dengan menggunakan teknik ini, mampu menggenjot proÂdukÂtivitas panen yang lebih tinggi. Sehingga akan meningkatkan pendapatan bagi Desa KamÂpung Baru Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman, “ ujarnya mengÂakhiri.(efa)






