METRO SUMBAR

Pj Wako Bezuk Korban Erupsi Marapi di RSUD Padang Panjang, ”Berhasil Selamat, Berlindung di Balik Batu Besar”

×

Pj Wako Bezuk Korban Erupsi Marapi di RSUD Padang Panjang, ”Berhasil Selamat, Berlindung di Balik Batu Besar”

Sebarkan artikel ini
BESUK KORBAN MARAPI— Pj Wali Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) besuk korban erupsi Gunung Marapi yang dirawat di RSUD Padang Panjang, kemarin.

PDG. PANJANG, METRO–Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) besuk korban erupsi Gunung Marapi yang dirawat di RSUD Pa­dang Panjang.

Didampingi Direktur RSUD, dr. Lismawati, M.Bio­med, Sp.PA, Sonny yang datang bersama Ke­tua DPRD, Mardiansyah, S.Kom, Kapolres, AKBP. Donny Bramanto, SIK di­dampingi ketua Bhayang­kari, Amalia Donny, Kajari, Jerniaty, MH serta Dandim 0307/TD, Letkol Czi Sutrisno, S.T, MIP langsung me­nuju ruang bedah yang menjadi tempat rawat inap para korban.

Baca Juga  Dua Orang Lansia Ketiban Rezeki, Uang Tunai dan Kursi Roda Diperoleh 

Di ruang tersebut, rombongan bertemu dengan Rofid dan Fadly yang te­ngah menjalani rawat inap karena luka bakar akibat erupsi Gunung Marapi.

“Kami ingin melihat lang­sung keadaan korban erupsi Gunung Marapi yang dirawat di RSUD ini. Kami mendoakan semoga ananda Rofid dan Fadly yang menjadi korban erupsi dapat segera pulih dan beraktivitas seperti biasa,” ungkap Sonny.

Dalam kesempatan itu, Sonny menyemangati para korban dan mengingatkan untuk tetap sabar dan ikhlas dalam menghadapi musibah ini.

Baca Juga  BIN Turun Serentak Lakukan Vaksinasi Massal di Lima Kabupaten, Menyasar hingga ke Petambak Udang

“Yang namanya mu­sibah, sesuatu yang tidak sedikit pun kita inginkan. Namun begitu Rofid dan Fadly beruntung karena masih dapat bertahan hingga turun ke bawah saat erupsi terjadi,” ucap Sonny.

Sementara itu, Rofid pun berbagi kisah tentang kejadian yang menimpa­nya saat terjadi erupsi.  “Saat erupsi terjadi kami berada di kawasan cadas. Spontan kami berlindung di balik batu besar. Namun batu-batu dari atas terus menghujani kami. Sehingga kami pun luka-luka,” tutur Rofid. (rmd)