PADANG, METRO–Sungguh memiriskan perjuangan Tim Qasidah Rabana Kota Padang ini. Berlaga dikancah nasional membawa harum nama Sumatera Barat, tim Himpunan Group Qasidah Rebana (Higqr) Kota Padang berjumlah 12 orang tidur menumpang di rumah orang di Kota Tangerang, Provinsi Banten, Jawa Barat selama pertandingan sejak 9 hingga 12 November 2023.
Innu Aminuddin, warga Tangerang, Provinsi Banten yang berbaik hati rumahnya ditempati kontingen Sumbar ini, ternyata seorang anggota DPRD Serang, Banten ini masih berdarah Minang. Innu Aminuddin terkesan atas kegigihan tim Higqr Kota Padang mewakili Sumbar ikut serta dalam perlombaan qasidah rebana yang diikuti 34 Provinsi di Indonesia.
“Alhamdulillah…, meski banyak mengalami kesulitan saat berangkat hingga penginapan, anak anak berhasil memperoleh kemenangan. Sumbar berhasil juara III kategori qasidah rebana klasik tingkat dewasa putri. Ini berkat doa warga Sumatera Barat. Dari 34 peserta se Provinsi di Indonesia, Higqr Sumbar Juara III,” ujar H Syafril SH, Pimpinan Higqr Kota Padang didampingi Sekretarisnya Hj Zafli, S.Pd kepada POSMETRO, di Pisang, Kecamatan Pauh, Senin (20/11) ,
Disebutkan Syafril, bahwa perjuangan yang dilakukan oleh Higqr hingga berhasil sukses pada perlombaan qasidah rebana nasional di Banten 2023 itu adalah sebuah momen Higqr Kota Padang paling berharga. Perjuangan yang membawa berkah bagi Sumbar, Kami kontingen Higqr Kota Padang membawa nama Sumbar dalam perlombaan dalam rangka Pemilihan Duta duta Qasidah Tingkat Nasional Ke XXVII di Kota Tangerang, Banten.
Sebelum keberangkatan kenang Syafril, untuk mempersiapkan diri, kami turun langsung melatih dan sekretaris, termasuk cari dana juga kami. Meski belum terealisasi.
“Namun kami sangat paham sekali, barangkali dengan kesibukan kesibukan maka proposal kami belum ditanggapi di beberapa instansi terkait. Mudah mudahan dalam waktu dekat semuanya segera terealisasi. Dan terus terang, saat ini masih dibebani masalah dana. Bayangkan saja, saat berangkat tujuh hari PP kami menyewa micro bus yang bermuatan 12 orang,” aku Syafril.
Tapi di lain pihak kata Syafril, sebelum keberangkatan tim Higqr yang berlomba di Banten, Buya Maigus Nasir dari DPRD Sumbar, Zul Hadi Z Latif anggota DPRD Padang, Kadisbud Sumbar Syaifullah, Kepala PMI Sumbar Ref Dianeon, Bank Nagari, PDAM serta Baznas memiliki andil besar ikutnya Higqr Kota Padang dalam perlombaan.
Mereka memberikan andil yang cukup besar sehingga usaha mereka tidak sia sia. Tim Qasidah Sumbar menoreh prestasi III Nasional.
Ditambah Sekretaris Hj Zafli S.Pd, sebelumnya pada 2019 lalu Higqr juga meraih juara III nasional di Ambon, pada 2022 harapan dua di Kerawang, Jabar dan pada 2023 juara III di Tangerang, Banten.
Mengenai keberangkatan tim qasidah Higqr ke Tangerang, Banten, jelas Zafli, karena tim Higqr sudah sering juara nasional. Surat bernomor 002/PDQ/PANPEL/X/2023 tanggal 3 Oktober 2023 langsung ditandatangani oleh DPP Lembaga Qasidah Indonesia Nusantara Jaya Dr KH Jazilul Fawaid, SQ, MA.
Jadi kedepan diharapkan kepada Pemprov Sumbar, Pemko Padang dibantu DPRD untuk menganggarkan kegiatan qasidah rebana ini. Qasidah rebana ini sebenarnya dakwah yang berisi sair sair yang bernuansa Islami yang disampaikan melalui lantunan, bisa berbahasa Arab, melayu ataupun Indonesia dan diiringi dengan reban. “Qasidah Rebana saya pikir tidak kalah hebatnya untuk mendidikan anak anak remaja agar tumbuh lebih memahami dan menyiarkan Agam Islam,” tutur Zafli.
Sementara Anggota DPRD Kota Padang Zul Hadi Z Latif saat penyambutan Tim HIGQR mengaku salut dan angkat topi buat pimpinan dan peserta sebanyak 12 orang. HIGQR Kota Padang sudah memberikan contoh untuk kemajuan Sumbar, khususnya Kota Padang. Perlombaan Qasidah Rebana yang diikuti 34 provinsi itu tidak lah mudah dan gampang.
“Untuk pihak yang terkait ini tolong diperhatikan. Mereka mempertaruhkan nama Sumbar di nasional, dalam kondisi pas pas saat bertarung. Apa ndak malu kita, mereka justru menginap di rumah orang. Bukan di tempat penginapan layak seperti hotel. Untung saja bapak Innu Amiuddin berdarah Minang dan berbaik hati, kalau ndak dimana mereka tidur,” tegas Zul Hadi Z Latif. (ped)






