METRO SUMBARSOLOK/SOLSEL

441 Siswa SMKN 1 Solok Ikuti Simulasi UNBK

×

441 Siswa SMKN 1 Solok Ikuti Simulasi UNBK

Sebarkan artikel ini

SOLOK, METRO – 441 orang siswa SMKN 1 Solok mengikuti simulasi kedua Ujian Nasional Berbasis Kompetensi (UNBK) yang dilaksanakan selama empat hari, 4- 8 Februari 2019. Simulasi ini dilaksanakan serentak secara nasional khusus untuk jenjang SMK dengan menguji mata pelajaran umum dan mata pelajaran produktif kejuruan.
Dimana mata pelajaran umum yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Matematika dan Bahasa Inggris, serta mata pelajaran produktif kejuruan. 441 peserta yang mengikuti simulasi ini merupakan siswa kelas XII tersebar di lima program keahlian yang ada di SMKN 1 Solok. Yaitu, program keahlian Akuntansi, Administrasi Perkantoran, Pemasaran, Teknik Komputer dan Jaringan, serta Teknik Produksi Penyiaran Program Pertelevisian.
Seluruh siswa dari kelima jurusan ini terbagi dalam tiga sesi pelaksanaan simulasi dan tersebar di 6 laboratorium komputer yang ada di SMKN 1 Solok. Dalam pelaksanaan simulasi ini, seluruh siswa kelas X dan XI tetap melaksanakan proses belajar mengajar, karena ujian bersifat computer based dengan menggunakan laboratorium komputer hal ini tidak mengganggu jalannya PBM yang ada.
Kegiatan simulasi ini diatur ke dalam 3 sesi yang dengan waktu selama 120 menit persesinya. Sesi pertama dimulai pada pukul 07.30 – 09.30 WIB, sesi kedua pada pukul 10.30 – 12.30 WIB, dan sesi ketiga pada pukul 14.00 – 16.00 WIB. Dengan simulasi ini, diharapkan seluruh siswa sudah mengenal dan menguasai peralatan serta sistem yang digunakan, dan juga tentunya sudah mendapat gambaran atau prediksi tentang tingkat kesulitan dan materi ujian yang akan muncul pada ujian nasional pada bulan maret yang akan datang.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Wilmafatra mengatakan, simulasi ini merupakan ajang latihan dan mengenal aplikasi CBT (computer based test) yang digunakan secara online oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di pusat. Karena sifatnya online, dilaksanakan serentak seluruh Indonesia untuk jenjang SMK.
“Dengan adanya simulasi ini, siswa akan lebih mengenal dengan sistem dan peralatan yang digunakan sewaktu ujian nasional sebenarnya pada Maret nanti. (vko)

Baca Juga  Agam Tuan Rumah Forum Dukcapil 3 Provinsi, Indra Catri Suka jadi Kadis Dukcapil