METRO SUMBAR

Optimalisasi Pemanfaatkan Lahan Terlantar 

×

Optimalisasi Pemanfaatkan Lahan Terlantar 

Sebarkan artikel ini
TANAM BIBIT—Dinas Pertanian Kota Solok melakukan penanaman bibit alpukat di lahan seluas 10 haktare. Warga diminta memanfaatkan lahan terlantar.

SOLOK, METRO–Pemko Solok terus berupaya melakukan optimalisasi pemanfaatan lahan terlantar yang ada di Kota Solok. Salah satunya, Dinas Pertanian Kota Solok me­laksanakan kegiatan pe­ngembangan kawasan al­pukat seluas 10 Haktare. Kegiatan pengembangan kawasan alpukat ini merupakan bantuan dari Direktorat Buah dan Florikultura Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI Tahun Anggaran 2023.

Penanaman perdana bantuan alpukat ini dilakukan bersama Direktur Buah dan Florikultura Di­rektorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Liferdi Lukman. Dia mengatakan rasa optimis akan keberhasilan pe­ngem­bangan tanaman al­pukat ini.

Baca Juga  Berkunjung ke Sawahlunto, Vasko Ruseimy Minta Pendukung Jaga Persatuan dan Kampanye Positif

“Bantuan tahun ini adalah pengembangan al­pukat untuk seluas 10 Ha. Dan kita lihat dulu keberhasilan pengembangan 10 Ha ini, kalau berhasil nanti akan menjadi pertimbangan bagi Pemerintah Pusat untuk menambah lagi luasan pengembangannya,” ujarnya.

Bebit alpukat yang dibe­rikan kepada masyarakat sebanyak 1.000 batang varietas cempedak/miki. Bantuan juga dilengkapi dengan sarana produksi lainnya, seperti pupuk organik, pupuk NPK, dolomit dan trichoderma, guna menunjang proses budidaya tanaman alpukat.

Liferdi Lukman mengatakan, varietas cempedak ini salah satu jenis alpukat yang banyak disukai ma­syarakat, selain rasanya enak, harganya juga menguntungkan untuk dikem­bangkan.

Baca Juga  Melirik Destinasi Wisata Pantai dan Alam, Wisata Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Kepala Dinas Pertanian Kota Solok, Zulkifli, mengucapkan terima kasih kepada Direktorat Buah dan Florikultura Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI, yang telah memberikan kepercayaan kepada Kota Solok untuk mendapatkan bantuan pengembangan alpukat ini. “Penanaman yang 10 Ha ini harus berhasil, kalau berhasil, dari Dirjen Hortikultura kita harapkan untuk dapat dibantu lagi,” harapnya. (vko)