METRO PADANG

Tragis! Polisi Berpangkat Bripda Ditikam Pemabuk, Korban Berusaha Melerai Keributan, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa

×

Tragis! Polisi Berpangkat Bripda Ditikam Pemabuk, Korban Berusaha Melerai Keributan, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa

Sebarkan artikel ini
DITIKAM— Korban Bripda Mu’ammad Jimly dirawat di RS Bhayangkara Polda Sumbar usai ditikam oleh pria mabuk.

PADANG, METRO–Hendak melerai keributan, seorang angggota Polisi yang berdinas di Polresta Padang ditikam senjata tajam oleh pria mabuk di sebuah warung Gang Sakato, Jalan Raden Saleh, Kelurahan Flamboyan Baru, Kecamatan Padang Barat, Sabtu (12/8) sekitar pukul 01.00 WIB.

Akibat penikaman itu, korban bernama Bripda Mu’ammad Jimly Assadiqqi mengalami luka tusuk pada  bagian bawah ketiaknya. Korban pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sedangkan pelaku berinisial M alias Cimuik (29) yang bekerja sehari-hari sebagai sopir, warga di Kelurahan Kubu Marapalam, Kecamatan Padang Timur, langsung dihajar oleh massa yang geram dengan ulah pelaku. Usai digebuki hingga babak belur, pelaku diserahkan ke Polresta Padang untuk diproses hukum.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Dedy Ardiansyah Putra membenarkan adanya anggota Polisi yang ditikam pemabuk. Menurutnya, kejadian itu berawal saat korban sedang berada di lokasi sambil nongkrong, datang seseorang yang menanyakan perihal alamat kepada saksi atas nama David.

Baca Juga  Freddo Syukri Terpilih sebagai Ketua Umum FKKSPG 2024-2027

“Ketika itu, saksi David menjawab pertanyaan yang dilontarkan pelaku dengan mengatakan tidak tahu. Sehingga tanpa berpikir panjang pelaku berinisial M alias Cimuik tersebut kembali ke motornya yang terparkir dan mengambil sebilah pisau,” ungkapnya, Minggu, (13/8).

Seketika, dengan pisau yang digenggamnya, dikatakan Kompol Dedy, pelaku langsung berlari ke arah saksi David. Melihat kejadian yang terjadi di depan matanya itu, korban Bripda Mu’ammar Jimly Assadiqqi langsung menghalangi pelaku dan memegangnya.

“Korban berusaha melerai dan menghalangi pelaku. Karena tak terima dihalangi, pelaku dengan gelap mata menikam korban dengan pisau yang digenggamnya hingga dua kali. Meski sudah mengalami luka korban masih sempat melumpuhkan pelaku,” ujar Kompol Dedy.

Kompol Dedy menuturkan, sementara masyarakat yang berada di sekitar lokasi langsung menghajar pelaku hingga babak belur. Masyarakat lainnya juga memberitahukan kepada anggota Polisi yang tinggal tidak jauh dari TKP, sehingga akhirnya pelaku diantarkan ke Polresta Padang.

Baca Juga  Andre Dorong Pemerintah Vaksinasi 1 Juta Orang per Hari

“Atas kejadian tersebut, Bripda Mu’ammar mengalami luka tusukan pada bagian punggung sebelah kiri atas dibawah bahu, dan di bawah ketiak lengan kiri, dan segera dilarikan ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” tambahnya.

Diungkap Kompol Dedy, dari tangan pelaku, pihaknya menyita barang bukti berupa, sebilah pisau dapur stainless, Motor Honda PCX warna hitam, minuman keras anggur merah merek Columbus, satu unit handphone, serta satu shet obeng dengan pegangan berbentuk T.

“Saudara korban yang tidak terima atas insiden tersebut membuat laporan Ke Polresta Padang yang tertuang dalam LP nomor  527/VIII/2023/SPKT Polresta Padang. Atas perbuatannya, Pelaku saat ini di tahan di sel tahanan Polresta Padang,” tutupnya. (cr2)