Laporan: Efanurza Kota Pariaman
Saga Saja adalah program berkualitas dalam dunia pendidikan di Kota Pariaman. Kenapa tidak program tersebut mendapat respon positif dari semua pihak untuk kemajuan pendidikan dalam mencetak generasi muda bangsa dari Kota Pariaman Program tersebut adalah cetusan Walikota Pariaman, Genius Umar bersama wakilnya, Mardison Mahyuddin. Kemarin, Genius Umar berikan motivasi kepada mahasiswa program Satu Keluarga Satu Sarjana (Sagasaja) yang lulus Universitas Indonesia ( UI) dan Telkom University (Tel U) Bandung tahun 2023 sebelum berangkat untuk mengikuti studinya.
“Saya menginginkan ananda yang telah lulus masuk ke UI dan Tel-U melalui program sagasaja ini harus tau dengan dirinya, bertanggung jawablah, semangat dan serius dalam belajar jangan terpengaruh dengan dunia luar,” kata Walikota Pariaman Genius Umar kemarin, dihadapan orang tua dan mahasiswa yang lulus UI dan Tel-U.
“Ananda diutus dan dikirim untuk mewakili Kota Pariaman dalam belajar untuk sukses di UI dan Tel-U Bandung yang bisa mengharumkan nama baik Pemko Pariaman dan orang tuanya,” ujarnya.
Wako Genius juga menuturkan bahwa program unggulan sagasaja ini merupakan program Pemerintah Kota Pariaman yang sudah berjalan selama empat tahun lebih dibawah kepemimpinan saya sebagai Walikota Pariaman bersama Wakil Wali Kota Pariaman Mardison Mahyuddin, untuk anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu yang ingin melanjutkan pendidikannya ke Perguruan Tinggi dengan biaya dari Pemko Pariaman dan Baznas Kota Pariaman. “Sebelumnya, ada sebanyak 17 orang yang mengikuti Simak UI melalui program sagasaja dan alhamdulillah sebanyak 10 orang lulus di UI dan 13 orang di Tel-U Bandung,” ulasnya.
“Untuk tahun 2023 ini, ada sebanyak 150 orang yang telah kuliah melalui program saga saja. Hingga tahun ini, total anak-anak yang telah kuliah melalui program saga saja sebanyak 350 orang,” ujarnya.
Sementara Dinas Perhubungan melaksanakan inspeksi dan pemeriksaan terhadap Bus Sekolah Kota Pariaman, yang merupakan kegiatan operasional di Dinas Perhubungan Kota Pariaman. Kegiatan dipimpin langsung Kepala Dishub, Afwandi Bersama jajaran pejabat di lingkungan Dishub Kota Pariaman, di halaman kantor Dishub, Kawasan Terminal Jati Pariaman.
Menurut Afwandi, dalam penuturannya, mengatakan inspeksi ini bertujuan untuk memastikan kondisi dan keadaan Bus Sekolah demi menjamin keselamatan antar-jemput siswa secara gratis oleh Pemko Pariaman. “Hal ini, juga sekaligus menginventarisasi kebutuhan-kebutuhan terkait kelaikan dan operasional Bus Sekolah dalam melayani antya jemput siswa ke sekolah yang ada dalam wilayah Kota Pariaman,” ujar Afwandi.
Kepala Dishub itu juga sampaikan kepada pengendara bus sekolah agar selalu memastikan kelaikan bus saat akan dioperasikan karena terkait keselamatan siswa yang akan diantar-jemput merupakan generasi penerus Kota Pariaman ini. “Termasuk memeriksa kondisi tekanan angin ban, air radiator, dan kondisi mesin setiap harinya, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan nantinya, jika ada kerusakan ataupun butuh pemeliharaan segera dilaporkan ke pejabat terkait untuk segera diproses dan diperbaiki,” tambahnya.
Saat ini, ada tujuh unit Bus Sekolah Pemko Pariaman ini merupakan moda yang sangat dibutuhkan oleh banyak siswa untuk sampai ke sekolah, terlihat dari ramainya siswa yang naik di Bus Sekolah tiap pagi dan pulangnya.(***)






