METRO PADANG

Antisipasi Serangan Siber, Pemko Pa­dang Luncurkan Padang-CSIRT

×

Antisipasi Serangan Siber, Pemko Pa­dang Luncurkan Padang-CSIRT

Sebarkan artikel ini
PADANG-CSIRT— Wali Kota Padang Hendri Septa bersama Direktur Keamanan Siber dan Sandi Teknologi Informasi dan Komunikasi Rinaldi melaunching Padang-CSIRT, di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Balaikota Padang, Aie Pacah, Selasa (27/9).

AIE PACAH, METRO–Pemerintah Kota Pa­dang melalui Dinas Komu­nikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Padang meluncurkan Padang-Com­puter Security Incident Response Team (Pa­dang-CSIRT) atau Tim Tang­gap Insiden Siber.

Peluncuran tersebut dilakukan oleh Wali Kota Padang Hendri Septa ber­sama Direktur Keamanan Siber dan Sandi Teknologi Informasi dan Komunikasi Rinaldi, di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Balaikota Padang, Aie Pacah, Selasa (27/9).

Wali Kota Padang Hen­dri Septa menjelaskan, pem­ben­tukan Tim Tanggap Insiden Siber me­ru­pakan amanat dari Pe­raturan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) No­mor 10 Tahun 2020 Tentang Pembentukan Tim Tang­gap Insiden Siber, dan Pe­raturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2018 Ten­tang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

“Maraknya insiden Siber belakang ini yang me­nyerang situs pemerintah membuat kita harus segera membentengi data-data penting terutama me­nyangkut data pribadi ma­syarakat pada layanan elektronik pemerintahan dengan pengamanan Siber yang bisa diandalkan. Oleh karena itu kita Pamerintah Kota Padang mengapresiasi Dinas Kominfo Kota Pa­dang yang telah membentuk Padang-CSIRT ini,” ucap Wako Hendri Septa.

Baca Juga  Kunjungi Rumah Sejarah PDRI di Silantai, Masyarakat Menaruh Harapan kepada Andre

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kominfo Kota Padang mewakili Kadis Kominfo Padang di kesempatan itu mengungkapkan, pembentukan CSIRT dilatarbelakangi oleh banyaknya serangan kejahatan siber yang menargetkan da­ta-data milik institusi peme­rintahan. Serangan yang cukup masif terhadap situs dan database pemerintahan ini sangat berbahaya apabila tidak ditangani de­ngan cepat.

 “Tim ini dibentuk dengan tujuan untuk melakukan penyelidikan komprehensif dan melindungi sis­tem atau data atas insiden keamanan siber yang ter­ja­di pada organisasi. CSIRT berperan dalam pencegahan insiden dengan cara terlibat aktif pada penilaian dan deteksi ancaman, perencanaan mitigasi, dan tinjauan atas arsitektur ke­ama­nan informasi organisasi,” pungkasnya.

Baca Juga  Athari Gauthi Ardi Serahkan Bus Sekolah ke SMAN 4 Padang

Di kesempatan yang sama, Direktur Keamanan Siber dan Sandi Teknologi Informasi dan Komunikasi Rinaldi menyebutkan, pada tahun 2022 ini akan dibentuk sebanyak 32 CSIRT yang tersebar di kementerian/lembaga dan daerah. Kota Padang merupakan kota ke-15 yang mendaftarkan CSRITnya ke BSSN dan me­lakukan launching CSIRT pada hari ini dari 514 kabupaten/kota di Indonesia.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Padang Andree Algamar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Asis­­ten Administrasi Umum Corri Saidan, unsur Forkopimda Kota Padang, unsur Dinas Kominfo Pro­vinsi Sumatera Barat, pim­pinan OPD dan Camat di lingkungan Pemerintah Kota Padang. (rel)