METRO SUMBAR

Subuh Mubarakah di Masjid Taqwa Ngalau, Wako Fadly Amran Serap Aspirasi Jamaah

×

Subuh Mubarakah di Masjid Taqwa Ngalau, Wako Fadly Amran Serap Aspirasi Jamaah

Sebarkan artikel ini
TAMPUNG ASPIRASI— Wali Kota H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano saat menampung aspirasi para jamaah Masjid Taqwa, Kelurahan Ngalau, Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT), Minggu (25/9).

PDG.PANJANG, METRO–Momentum Subuh Mu­barakah di Masjid Taqwa, Kelurahan Ngalau, Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT), Minggu (25/9), bagi Wali Kota H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano menjadi wadah silaturahmi sekaligus lebih dekat dengan warga guna menyerap aspirasi mereka. “Subuh Mubarakah men­jadi momentum silaturahmi bagi kita bersama. Bisa bertukar pikiran. Yang ingin sampaikan aspirasi, silahkan disampaikan. Kita hadir menjemput yang tertinggal,” ujar Wako Fadly yang ditanggapi dengan baik oleh jemaah.

Di antara jamaah me­nyampaikan keinginan memperbaiki jalan setapak serta mengurangi risiko kecelakaan di bengkolan jalan. Hal ini menjadi catatan oleh Wako Fadly yang hadir bersama Kepala Kan­tor Kementerian Agama (Kemenag), Drs. Alizar, M.Ag Datuak Sindo Nan Tongga, Sekdako, Sonny Budaya Putra A.P, M. Si, serta jajaran pejabat Pemko.

Fadly mengucapkan terima kasih atas kesadaran masyarakat menjalankan program pemerintah melawan Covid-19.  “Alhamdulillah Covid-19 su­dah mereda. Terima kasih kepada bapak ibu yang sudah menjalani program yang dicanangkan peme­rintah melawan Covid-19,” ujarnya.

Baca Juga  Masuki Bulan Ramadhan, H Suherman Sampaikan Salam dan Maaf Lahir Bathin

Dikatakannya lagi, sam­pai hari ini vaksinasi di Kota Padang Panjang ma­sih yang tertinggi di Sumbar, berbeda jauh dari dae­rah lain.  “Intinya vaksinasi dapat dikomunikasikan dengan baik di tengah ma­syarakat dan masyarakat menerima. Terima kasih pada bapak ibu semua,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan, bangsa kita saat ini di­hadapkan pada laju inflasi. Kota Padang Panjang me­lakukan sejumlah kebijakan. Di antaranya, Gerakan Menanam Cabai. “Khusus di Sumatera Barat ini menjadi perhatian. Salah satu penyebab inflasi terbesar adalah harga cabai. Ma­sya­rakat Sumbar tidak bisa terlepas dari konsumsi cabai,” katanya.

Kegiatan menanam ca­bai yang diinisiasi bersama dengan Kodim 0307/TD, Polres, Kejari dan Forkopimda ini, sebut Fadly, mendapat respon positif oleh Pemerintah Pusat.  “Gerakan ini ditanggapi positif oleh pusat sehingga Padang Panjang menda­patkan Dana Insentif Dae­rah (DID) sebesar Rp8,9 Miliar. Cuma dua daerah di Sumbar, yaitu Kota Padang Panjang dan Kabupaten Pasaman Barat karena pe­nanganan inflasi,” ungkap Fadly seraya menjelaskan dari dana itu akan disalurkan untuk kepentingan ma­syarakat seperti industri rumah tangga yang membutuhkan, merangkak dari usaha kecil ke mene­ngah.

Baca Juga  Ratusan Kepala Sekolah dan Pejabat Eselon III Jalani Tes Urine

Adapun Buya Alizar dalam ceramahnya me­ngajak untuk terus bersyu­kur. Lalu, jangan diperbudak oleh harta. Jadikan harta untuk beramal kepada Allah SWT. Subuh Mubarakah di waktu yang sama juga digelar di Masjid Raya Jihad. Wali Kota diwakili oleh Staf Ahli Bidang Eko­nomi, Keuangan dan Pembangunan, Zulkifli, SH. (rmd)