SOLOK/SOLSEL

Zul Elfian: Idul Adha jadi Sarana untuk Perkokoh Kehidupan Sosial

×

Zul Elfian: Idul Adha jadi Sarana untuk Perkokoh Kehidupan Sosial

Sebarkan artikel ini
PELAKSANAAN SHALAT ID— Wali Kota Solok, Zul Elfian saat berada di antara umat saat menyelenggarakan shalat Idul Adha 1443 H.

SOLOK, METRO–Wali Kota Solok, Zul Elfian mengungkapkan, moment Hari Raya Idul Adha hendaknya menjadi sarana untuk lebih memperkokoh kehidupan sosial, me­mantapkan pembangunan karakter daerah, me­ningkatkan keuletan dan ketangguhan untuk meng­hadapi berbagai tantangan pembangunan, guna mewujudkan Kota Solok religius dan sejahtera.

Hari Raya Idul Adha  lanjutnya sangat penting untuk mewujud ketaqwaan kepada Allah SWT dan mampu menumbuhkan kepekaan sosial diantara sesama umat manusia. Dengan tercapainya tentunya akan menjadi landasan yang kokoh untuk membentuk kesadaran moral yang tinggi, yang bukan saja penting dalam kehidupan pribadi, tetapi juga sangat fundamental dalam pembangunan daerah.

Baca Juga  Jalan Jorong Tandai Bukik Bulek Ditingkatkan, Solsel dapat Bantuan dari Pusat Rp1 M

“Mari Kita jadikan Idul Adha ini sebagai moment meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, sekaligus sebagai sarana memperkokoh kehidupan sosial guna menciptakan daerah yang religius, aman, nyaman, makmur dan sejahtera,” ajaknya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mengenang kembali pengorbanan yang telah dilakukan Nabi Ibrahim As dan putranya Ismail dapat menjiwai dan memotivasi semua sehingga saling memahami dan mau berkurban diantara sesama dengan penuh rasa keikhlasan.

“Saya berharap agar semangat berkurban ini dapat di­ap­likasikan dengan bentuk nyata dalam kehidupan kita se­hari-hari, terutama dalam upaya membangun diri,  ber­masyarakat serta mendukung penuh  seluruh program pembangunan yang tengah dijalankan saat ini,” ha­rapnya.

Baca Juga  Wako Solok Sambut Tim LP2M UNP, Kehadiran Akademis Solusi Berbagai Permasalahan

Dan tak hentinya, Zul Elfian mengajak seluruh masyarakat untuk selalu menjaga hubungan sila­turahmi dan hubungan sosial sesama masyarakat, selalu menjalankan falsafah hidup masyarakat Minangkabau di keseharian.

Diharapkan semangat saling bahu membahu, menjadikan masyarakat Kota Solok menjadi ma­syarakat yang Qur’ani, masyarakat yang hanya berpedoman kepada Al-qur’an dan Hadist. Seluruh masyarakat selalu menjalankan nilai-nilai kebudayaan yang berdasarkan ajaran tauhid dan mendakwahkan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta dengan penuh amanah dan kesantunan.  (vko)