METRO SUMBAR

DPRD Padang Berduka, Lawwira Meninggal Dunia

×

DPRD Padang Berduka, Lawwira Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Lawwira. SH

PADANG, METRO–Kabar duka kembali datang dari Gedung Bun­dar Sawahan. Salah seo­rang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang, La­wira dari Fraksi Partai Gol­kar-PDIP Perjuangan me­ninggal dunia.

Informasinya, Lawwira meninggal dunia pada Ra­bu, 15 (6/6) sekitar pukul 08.00 WIB,

di RS Siti Rahmah Pa­dang, dan sempat di semayamkan di HBT Pondok Padang.

 Seperti diketahui, La­wira baru beberapa bulan dilantik sebagai anggota dewan (PAW) mengantikan Mailasa Waruwu yang juga meninggal dunia.

Ketua DPRD Kota Pa­­dang Syafrial Kani mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya La­wira.

Menurutnya, Lawira adalah orang yang baik, sangat mudah bergaul selama bertugas di DP­RD.

Baca Juga  Pemprov Sumbar Ingin Menciptakan 100 Ribu Entrepreneur, Supardi: Tidak Bisa Diciptakan Begitu saja

“Lawwira sudah me­nunjukan dedikasinya yang baik selama menjadi anggota DPRD Kota Pa­dang. Dia atif  mengikuti setiap kegiatan kedewanan dan tugas-tugas sebagai anggota dewan, “u­jarnya

Dalam rentang tahun 2021-2022, sudah tiga orang anggota DPRD Kota Pa­dang yang berpulang ke pangkuan Tuhan. Yaitu Mai­lasa Waruwu (PDIP), Azwar Siri (Demokrat) dan Lawwira (PDIP).

Ucapan belasungkawa atas meninggalnya La­wwira turut disampaikan oleh anggota DPRD kota padang lainnya.

Seperti disampaikan Budi Syahrial, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Pa­dang. Ia mengingat kena­ngan bersama Lauwwira. Menurutnya, sosok Lau­w­wira adalah orang yang setia kawan, gemar bercanda dan teman bertukar pikiran.

Baca Juga  Antisipasi Penyakit Tak Menular dengan Pola Hidup Sehat

“RIP Mr Lauwwira SH (Law Tat Hoi). Telah beristirahat dalam damai pu­kul 08.00 wib pagi ini, rekan saya yang kocak, setia kawan gemar becanda Pak Lawwira SH anggota DPRD Íota Padang.  Kami di komisi 1 DPRD Padang merasa kehila­ngan karena beliau adalah sparring par­t­ner ber­tu­kar pikiran membi­carakan bagaimana an­tara etnis di Kota Padang tidak ada diskriminasi sa­ling menghormati dan meng­hargai perbedaan. Rest In Peace (Law Tat Hoi) semoga keluarga yang di­tinggalkan diberikan ke­tabahan. #RIPPAKLAUWWIRA,” tulis Budi Syah­rial.(ade)