METRO PESISIR

Tingkatkan Kesadaran Masyarakat, Imunisasi Anak Usia 9-15 Tahun di Pariaman 

×

Tingkatkan Kesadaran Masyarakat, Imunisasi Anak Usia 9-15 Tahun di Pariaman 

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Pariaman H Genius Umar menyatakan pelaksanaan gebyar Pekan Imunisasi Dunia (PID) tahun 2022 merupakan momentum yang tepat dan strategis dalam meningkatkan kembali kesadaran masyarakat untuk melakukan tindakan kolektif dari seluruh unsur masyarakat dan swasta untuk meningkatkan cakupan imunisasi.

PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman H Genius Umar menyatakan pelaksanaan gebyar Pekan Imunisasi Dunia (PID) ta­hun 2022 merupakan momentum yang tepat dan strategis dalam mening­katkan kembali kesadaran masyarakat untuk melakukan tindakan kolektif dari seluruh unsur masyarakat dan swasta untuk me­ning­katkan cakupan imunisasi. “Imunisasi tersebut sebagai perlindungan semua kelompok umur guna mencapai eradikasi dan eliminasi penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) seperti difteri, campak, polio, pertussis dan lain-lain,” kata Walikota dan Asisten II Setdako Pariaman Elvis Chandra saat  Pekan Imunisasi Dunia (PID) dan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BI­AN), sekaligus melaunching Pekan Imunisasi Dunia (PID) tingkat Kota Pariaman tahun 2022.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Pariaman Ny. Lu­cyanel Genius, Ketua DP­RD yang diwakili oleh Ikhwan Idham,  Forkopimda, Kepala RSUD, Kepala Pus­kesmas, Ketua Organisasi Profesi, dan Kepala OPD/mewakili.

PID bertujuan untuk mempromosikan penggu­naan vaksin, untuk melin­dungi diri seseorang dari serangan berbagai penyakit, dan sampai saat ini PID telah dilaksanakan oleh lebih dari 180 negara melalui berbagai kegiatan, dan pelaksanaannya dilakukan setiap pekan terakhir di bulan april setiap tahunnya dari tanggal 16 sampai 22 April 2022. Hal itu disampaikan oleh Elvis Chandra pada saat menyampaikan sambutan Walikota Pariaman.  “Untuk itu, kami menghimbau pada semua pihak yang terkait, untuk mensukseskan, menggerakkan semua sumber da­ya, semua sektor terkait, termasuk swasta untuk berperan aktif dalam pe­laksanaan PID dan BIAN, agar cakupan imunisasi di Kota Pariaman bisa mencapai target nasional,” ujarnya.

Baca Juga  Petugas Keagamaan dan Lembaga Adat, Pemko Pariaman Berikan Rasa Aman dan Perlindungan

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman Nazifah, akibat pandemi covid-19 banyak sekali dam­pak yang terjadi pada masalah kesehatan, se­perti terhambatnya kegiatan posyandu anak untuk di imunisasi, sehingga hampir 517 anak yang ada di Kota Pariaman tidak mendapatkan imunisasi dari target imunisasi 1519 anak.

Untuk capaian imunisasi anak saat ini hanya sekitar 66 % dari yang seharusnya mencapai 95%, dan hal ini mengakibatkan timbulnya beberapa kasus pe­nyakit yang seharusnya dapat dicegah dan diatasi dengan imunisasi, seperti kasus 1 orang anak me­ninggal akibat terserang penyakit difteri selama tahun 2021 dan terserang penyakit lainnya seperti campak yang telah menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kota Pariaman dengan adanya 10 kasus yang terjadi.

Baca Juga  Risiko Pekerjaan bisa Dimana saja, Jaminan Keselamatan Kerja Dibutuhkan Pekerja

“Agar hal ini tidak lagi terjadi dan tidak menimbulkan KLB di Kota Pariaman  maka perlu adanya dilakukan Pekan Imunisasi Anak yang akan dilaksanakan pada bulan mei 2022.Untuk anak usia 0-5 tahun akan dilakukan imunisasi bagi yang belum mendapatkan imunisasi. Kemudian imunisai anak usia 9 sampai 15 tahun akan dilakukan imunisasi campak dan rubella,” jelas Nazifah. “Untuk itu kami butuh dorongan dan kerjasama lintas sektor, untuk menyelamatkan a­nak-anak kita dari gangguan kesehatan bahkan kematian. Kami berharap program ini dapat mencakup capaian dari 1519 anak yang berada di Kota Pariaman untuk mendapatkan imunisasi sehingga mereka bisa menjadi anak-anak yang sehat sebagai ge­nerasi penerus bangsa,” tegasnya. (efa)