METRO PADANG

Ikuti Arahan Presiden, Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19 di Sekolah dan Momen Tahun Baru di Kota Padang

×

Ikuti Arahan Presiden, Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19 di Sekolah dan Momen Tahun Baru di Kota Padang

Sebarkan artikel ini
PERTEMUAN DENGAN PRESIDEN — Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengikuti pertemuan dengan Presiden RI dan seluruh kepala daerah di Indonesia secara virtual dengan aplikasi zoom, Senin (25/10). Pertemuan membahas kondisi terkini kasus Covid-19 di tanah air.

SUDIRMAN, METRO–Pemprov Sumatera Ba­rat waspadai kemungkinan lonjakan kasus Covid-19 saat pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah dimulai serta pada momentum Tahun Baru yang biasanya menimbulkan banyak keramaian.

“Saat ini penyebaran kasus Covid-19 di Sumbar sudah jauh melandai na­mun sesuai arahan presi­den kita tetap mewaspadai kemungkinan lonjakan ka­sus saat pembelajaran ta­tap muka di sekolah dimu­lai juga mengantisipasi keramaian saat tahun ba­ru,” kata Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, usai mengikuti pertemuan de­ngan Presiden RI dan selu­ruh kepala daerah di Indonesia secara virtual de­ngan aplikasi zoom, Senin (25/10).

Dikatakan, kemungki­nan penyebaran Covid-19 di sekolah yang harus di­was­padai adalah di kantin saat siswa istirahat karena itu pihak sekolah diingat­kan untuk disiplin mene­rapkan protokol kesehatan terutama memantau lokasi yang dinilai rawan seperti kantin.

Baca Juga  Temui Dirut Telkomsel, Andre Rosiade Bahas Pembangunan BTS di Sumbar

Sementara untuk momentum perayaan Tahun Baru akan dievaluasi kem­bali agar tidak muncul ba­nyak kerumunan yang bi­sa menjadi klaster penye­baran Covid-19.

Mahyeldi mengatakan Pemprov Sumbar sudah mengambil langkah untuk mewaspadai kemungkinan lonjakan kasus Covid-19. Diantaranya dengan me­wajibkan tempat wisata pusat kuliner dan mall me­nyertakan syarat telah divaksin untuk masyarakat yang ingin mengaksesnya.

Saat ini di Sumbar dari semua indikator terkait Covid-19 hanya capaian vaksinasi yang dinilai ma­sih relatif rendah. Karena itu upaya untuk mening­katkan capaian itu terus dilakukan dengan berba­gai cara dan melibatkan berbagai pihak.

Baca Juga  Nongkrong di Warung, 6 Pelajar Terjaring Razia

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo me­nyam­paikan positifity rate Indonesia sudah di bawah stan­dar WHO, tetapi trend ham­pir di semua negara mengalami lonjakan kasus positif Covid-19.

Hal ini karena mulai longgarnya protokol kese­hatan karena itu ia mengi­ngatkan lonjakan sekecil apapun harus hati-hati dan di waspadai.

“Sekecil apapun kenai­kan kasus tetap harus di waspadai. Untuk itu guber­nur menyampaikan kepa­da Bupati, Wali Kota, Kapol­da, Danrem dll agar tetap mengawasi dan berhati-hati. Saya mengingatkan semuanya agar memak­simalkan platform #pedu­lilin­dungi,” tegasnya. (fan)