AGAM/BUKITTINGGI

Pasien Covid-19 Tersisa 35 Orang di Kabupaten Agam

×

Pasien Covid-19 Tersisa 35 Orang di Kabupaten Agam

Sebarkan artikel ini
dr Hendry Rusdian Kadis Kesehatan Kabupaten Agam

AGAM, METRO–Sesuai dengan perjalanan waktu, jumlah pasien Covid-19 asal Kabupaten Agam yang menjalani perawatan terus berkurang. Dat terbaru dilaporkan, pasien Covid-19 yang masih menjalani perawatan dan isolasi mandiri tersisa 35.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, dr Hendry Rusdian MKes, Senin (4/10). Jumlah pasien Covid-19 terus berkurang menyusul seorang warga dinyatakan sembuh hari ini. “Hari ini warga Agam yang masih menjalani perawatan dan isolasi sebanyak 35 orang, rinciannya 8 orang di rumah sakit, 27 lainnya menjalanu isolasi di bawah pe­ngawasan puskesmas masing-masing,” ujarnya.

Baca Juga  Safari Ramadan di Koto Andaleh, Wabup Berikan Bantuan untuk Masjid Istiqamah Rp15 Juta

Total kasus kesembuhan tercatat sebanyak 7.573 orang atau sekitar 97,32 persen. Jumlah tersebut bertambah 1 kasus, setelah 1 warga Matur dinyatakan sembuh. “Sedangkan total warga Agam yang dinyatakan po­sitif Covid-19 hingga kini tercatat seba­nyak 7.781 kasus, bertambah 1 kasus di­ban­ding kemarin,” sebut Hendri.

Kabar baiknya, sejak beberapa waktu terakhir, kasus kematian warga akibat Covid-19 nihil pe­nam­­­bahan. Total kematian hingga kini tercatat 209 kasus. Saat ini imbuhnya lagi, Satgas Covid-19 daerah masih memantau per­kemba­ngan 139 kasus suspek dan 122 warga kontak erat.

Menurut dr. Hendri, terjadinya perlambatan penularan wabah akhir-akhir ini tidak lepas dari ke­gigihan para tenaga kesehatan maupun pe­tugas di semua le­vel. Hal itu menunjukkan langkah penanganan dan pencegahan yang dirumuskan berjalan deng­an baik.

Baca Juga  Ikuti Zoom Pelantikan Pamong Praja Muda IPDN 2025, Wabup Iqbal Harap Lulusan IPDN jadi Agen Perubahan

Meski demikian, ia tetap mengingatkan agar semua elemen masyarakat terus ba­hu membahu melawan wabah. Karena apabila pandemi tidak se­gera teratasi, maka dam­paknya pada berbagai sektor juga akan terus berlanjut. “Perlu kami ingatkan soal pe­nyebaran Covid-19 ma­sih belum benar-benar terkendali. Oleh karenanya, ma­syarakat kami minta untuk terus patuhi protokol kesehatan,” ujar Hendri.  (pry)