METRO SUMBAR

Sekdako Paya­kumbuh Pantau PBM Tatap Muka Terbatas

×

Sekdako Paya­kumbuh Pantau PBM Tatap Muka Terbatas

Sebarkan artikel ini

PAYAKUMBUH, METRO–Dua hari berjalan se­telah Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Mulai, Sekre­taris Daerah Kota Paya­kumbuh, Rida Ananda di­dampingi Kabid Humas Diskominfo, Aulia Fajrin melakukan pemantauan ke sejumlah Sekolah Dasar (SD) yang telah diperbo­lehkan menggelar PTM di sekolah. Selain itu, ikut mendampingi sejumlah staf Dinas Pendidikan.

Pemantauan tersebut digelar Rabu (18/8) pagi. Sekolah pertama yang di­pantau mantan Kepala Bappeda tersebut adalah SD N 04 Payakumbuh yang berada di Kawasan Sim­pang Benteng. Sampai di sekolah yang tak jauh dari RSUD dr. Adnaan WD Pa­ya­kumbuh itu, kedatangan Rida disambut pihak se­kolah. Petugas keamanan langsung memeriksa suhu tubuh dan mengarahkan Rida untuk mencuci tangan di tempat yang telah dise­diakan.

Sebelum menuju ru­ang­an belajar, Sekdako melihat ruangan guru dan berdiskusi dengan se­jum­lah guru dan plh. Kepala sekolah terkait jumlah guru yang datang dan kendala yang dihadapi saat PTM. Usai diskusi, Rida menuju ruangan kelas dan melihat Penerapan Protokol Kese­hatan oleh murid dan guru saat mengajar, termasuk anjuran untuk membawa bekal oleh para murid.

Baca Juga  Seluruh BPRN Luak Nan Tuo Ikuti Diklat

”Iya, hari ini merupakan hari kedua dimulainya Pro­ses Belajar Mengajar seca­ra Tatap Muka. Memang sampai saat ini belum se­luruh sekolah SD yang telah memulai belajar mes­ki kita telah berada di level 3 PPKM. Hal tersebut terjadi karena kasus yang masih tinggi dibeberapa tempat dan kesiapan seko­lah yang belum terpenuhi terkait izin orang tua,” sebut Rida diamini Aulia Fajrin, disela-sela peman­tauan di salah satu SD terbaik di Payakumbuh itu.

Rida juga menam­bah­kan, sejauh ini sekolah-sekolah yang telah me­mulai Proses Belajar Me­ngajar secara Tatap Muka telah mematuhi Protokol Kesehatan, baik peng­guna­an Masker oleh peserta didik, guru dan warga seko­lah lainnya. Termasuk pe­nye­diaan tempat cuci ta­ngan dan pemeriksaan suhu tubuh saat memasuki sekolah.

”Alhamdulillah, dari hasil pantauan kita ke be­berapa sekolah, untuk pe­ne­rapan Protokol Ke­se­hatan telah berjalan baik, meski masih terdapat be­berapa orang anak yang tidak membawa bekal. Se­cara umum, sekolah sudah taat dan patuh dalam pe­nerapan Prokes,” tutup Rida.

Baca Juga  Munas BKPRMI ke-14 di Kota Medan, Nanang Mubarok Terpilih secara Aklamasi

Kabid Humas Disko­minfo, Aulia Fajrin me­nambahkan bahwa saat ini memang baru sekolah di tingkat Sekolah Dasar yang telah memulai Proses Be­lajar Mengajar secara Ta­tap Muka, untuk SMP Ne­geri memang belum ada yang memulai karena per­soalan izin dan penga­wa­san anak yang belum tun­tas.

”Memang baru di ting­katan Sekolah Dasar (SD) yang telah memulai PTM sejak Senin lalu, untuk SMP baru dua sekolah swasta yang telah mulai belajar tatap muka,” ucapnya.

Sementara terkait se­kolah yang telah memulai PTM, pihak sekolah mela­kukan pembatasan jumlah murid tiap kelas. Saat yang lain mengikuti PTM, murid lainnya belajar secara daring. Hal tersebut dilakukan secara bergantian tiap kelasnya. (uus)