METRO SUMBAR

Produk Asal Sumbar Berpeluang Tembus Pasar Afrika

×

Produk Asal Sumbar Berpeluang Tembus Pasar Afrika

Sebarkan artikel ini
ZOOM MEETING— Gubernur Sumbar Mahyeldi mengikuti zoom meeting membahas potensi ekspor ke Afrika.

PADANG, METRO–Produk asal Sumatera Ba­rat berpeluang menembus pasar negara-negara Benua Afrika karena dinilai memiliki kualitas yang bisa bersaing dan kedekatan sejarah. “Saat ini produk kita sudah cukup banyak ke Afrika. Namun kita terus berupaya agar jum­lahnya bisa terus meningkat,” kata Gubernur Sumbar, Mah­yeldi saat mengikuti zoom meeting “Potensi Ekspor ke Afrika dan negara lainnya” di Padang, Kamis (8/7).

Produk asal Sumbar yang diekspor itu diantaranya Cas­siavera ke Aljazair, Cengkeh ke Nigeria, tepung kelapa ke Maroko, CPO ke Tanzania dan Kenya dan beberapa produk lain.

Ke depan, Pemprov Sum­bar berupaya untuk terus meningkatkan jenis produk dan jumlah yang akan diek­spor diantaranya dengan pendekatan “sister city”.

Gubernur mengatakan beberapa kota di Sumbar sudah memiliki hubungan baik dengan daerah di Afrika dan Timur Tengah seperti di Maroko.

Baca Juga  Berpacu, Polres Pessel Gelar Lomba Satkamling Tingkat Kecamatan Se-Pessel

Pendekatan tersebut dini­lai bisa memberikan ruang untuk saling memahami k­e­unggulan produk dan kebu­tuhan masing-masing dae­rah. Hal itu akan membuka kemungkinan perdagangan.

Sumbar juga memiliki Pe­la­buhan Teluk Bayur yang bisa dimanfaatkan menjadi gerbang Indonesia bagian Barat untuk ekspor.

Sementara itu Kuasa Usa­ha ad interim Kareem International, Yusra Khan menga­takan sebagai warga Minang­kabau ia juga berharap bisa memberikan sumbangsih untuk kemajuan daerah de­ngan membantu perdagang­an ekspor produk Sumbar ke negara-negara Afrika.

   Ia mengatakan dalam beberapa hal, Indonesia ter­masuk Sumbar memiliki kede­katan yang lebih baik diban­dingkan Afrika dengan Eropa. Misalnya dari segi kuliner.

Baca Juga  Sekolah Bukan Sekadar Tempat Pendidikan

Menurutnya ada kede­katan rasa kuliner antara randang dari Sumbar dengan kuliner di Afrika bagian Timur.

Kedekatan itu adalah po­ten­si yang bisa dimanfaatkan untuk menjalin dan me­ning­katkan perdagangan antara dua daerah.

Ia mengatakan Afrika a­da­lah daerah yang sedang tumbuh. Ke depan pereko­nomiannya akan semakin baik karena itu sejak awal Sumbar harus bisa meman­faat­kan hal itu.

CEO Kareem Internatio­nal, Isnandar mengatakan berdasarkan pengama­tan­nya beberapa tahun berki­prah dalam perdagangan internasional, rendahnya tingkat ekspor Indonesia b­u­kan karena tidak memiliki produk tetapi tidak memiliki pedagang di luar negeri.

Hal itu yang mendo­rong­nya mendirikan perusahaan khusus untuk ekspor ke Af­rika.  “Kami berharap bisa membantu daerah termasuk Sumbar untuk mengekspor produk ke Afrika,” kata­nya. (fan)