METRO SUMBAR

Bupati Bupati Padang­paria­man Rakor Bersama Presiden

×

Bupati Bupati Padang­paria­man Rakor Bersama Presiden

Sebarkan artikel ini
RAKOR—Bupati Padangpariaman Suhatri Bur saat rakor dengan Presiden Joko Widodo.

PDG.PARIAMAN, METRO–Bupati Padang­paria­man Suhatri Bur, kemarin ikuti rapat koordinasi na­sional (Rakornas) intern Pemerintah tahun 2021 Saat itu Presiden Republik Indonesia Ir.Jokowi Dodo mengatakan peran utama pengawasan adalah men­jamin tercapainya tu­ju­an,program,tujuan belanja anggaran pemerintah se­cara akuntabel,efektif dan efisien

“Mengikuti prosedur itu memang penting namun  jauh lebih penting terca­painya target yang telah ditetapkan tentunya secara akuntabel efektif dan efi­sen, karena seyogyanya yang ditunggu oleh rakyat adalah hasil dan manfaat dari setiap rupiah yang dibelanjakan pemerintah dan pengawasan harus menjaga agar tidak ada anggaran yang disa­lah­gunakan,” terangnya

Ia juga menegaskan tidak ada toleransi ter­hadap penyalahgunaan anggaran, terutama pada masa pandemi ini, tahun 2021merupakan tahun per­ce­patan pemulihan eko­nomi nasional. Pemerintah telah menyiapkan ang­garan yang harus direa­lisasikan secara cepat a­gar ekonomi bisa bangkit kembali oleh karenya akun­tabilitas, efektifitas dan efisiensi adalah hal yang sangat penting

Baca Juga  Seminggu Shaka Dirawat di RSUD, Polres Tanahdatar Bantu Lunasi Biaya Pengobatan

“Saya juga tekankan beberapa hal yang harus dikawal oleh BPKP dian­taranya percepatan pem­belajaan pemerintah agar terus dikawal dan diting­katkan juga percepatan dalam pengadaan barang dan jasa l. Saya juga me­minta kepada BPKP dan APIP melihat betul dan mengawasi keter­lama­ba­tan ini, karena seja­tinya tu­gas dari dua in­stansi ini yak­ni membe­rikan solusi dan jalan ke­luar untuk ma­salah ini,” ujarnya.

Selanjutnya, ia juga me­­ne­kan kualitas peren­canaan yang harus di­ting­katkan dimana saat ini masih ditemukan kesen­jangan antara pemerintah pusat dengan daerah m­a­sih ada ketimpangan. Hal ini yang menyebabkan ti­dak optimal program yang dibuat. Akurasi data juga hal yang paling harus ce­pat diselesaiakan contoh­nya data bansos yang sa­ling tumpang tindih se­hingga tidak singkron da­lam penya­lurannya, man­faat­kan laboratorium data fo­rensik yang dimiliki oleh BPKP untu menghasilkan akurasi data yang dimak­sud.

Baca Juga  Perekonomian Kabupaten Solok Tumbuh, Pertanian dan Pariwisata Pendongkrak Utama

“Efektifitas pengawa­san harus berkomitmen harus diselesaikan dari akar ma­salaah sehingga tidak beru­lang pada tahun berikutnya, untuk peme­rintah pusat dan daerah,” ujarnya.

Tindaklanjuti hasil pe­nga­wasan BPKP dan APIP­ sehingga tidak menjadi permasalahan yang ber­larut. Untuk BPKP sam­paikan data yang sebenar­nya jangan ada yang di­sem­bunyikan,bukan me­nakuti juga bukan mencari kesalahan,” tutupnya me­ngakhiri.(efa)